SuaraMalang.id - Puluhan perempuan peserta arisan di Kabupaten Trenggalek mendatangi Polres Trenggalek pada Senin (17/2/2025) untuk melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh administrator arisan berinisial WS.
WS, yang mengelola arisan menurun atau arisan piauw, diduga membawa kabur uang peserta dengan total kerugian mencapai Rp 4 miliar.
Salah satu pelapor, Aning Tri Wahyuni, menjelaskan bahwa arisan yang dikelola WS telah berjalan selama lima tahun tanpa kendala. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, arisan mulai bermasalah.
"Arisan tersebut berjalan lancar selama 5 tahun, namun akhir-akhir ini ada kendala sehingga tidak lancar," ujar Aning saat ditemui di Mapolres Trenggalek.
Salah satu contoh kendala yang dialami peserta adalah keterlambatan pencairan dana. Aning sendiri seharusnya menerima uang arisan pada Juli 2024, tetapi hingga saat ini belum juga mendapatkannya.
Selain itu, WS juga menawarkan investasi lelang dengan iming-iming keuntungan besar. Peserta yang menginvestasikan modal Rp 10 juta dijanjikan akan menerima keuntungan hingga Rp 12 juta per bulan.
"Selain arisan, ada namanya investasi lelang, admin melelang ke member dengan iming-iming bunga tinggi," tambah Aning.
42 Orang Jadi Korban, WS Menghilang
Menurut Aning, total korban mencapai 42 orang, tersebar dalam 64 grup arisan yang berbeda.
Baca Juga: Modus Bantu Daftar M-Banking, Wanita di Malang Kuras Rp50 Juta dari Rekening Korban
Para peserta baru menyadari adanya kejanggalan saat WS tidak bisa dihubungi sejak Sabtu (15/2/2025) malam. Hal ini memicu kepanikan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melapor ke polisi.
"Kami datang ke Polres Trenggalek untuk melaporkan kasus ini, tetapi statusnya masih pengaduan," ungkap Aning.
Polisi Masih Mendalami Kasus
Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, membenarkan adanya laporan dari para korban.
"Statusnya masih aduan. Kami masih mendalami kasus ini," ujar AKP Eko.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti laporan para korban.
Berita Terkait
-
Modus Bantu Daftar M-Banking, Wanita di Malang Kuras Rp50 Juta dari Rekening Korban
-
Modus Baru! Wanita Trenggalek Tertipu Jual Emas Antam, Rugi Rp27 Juta
-
Detik-detik Kijang Meledak di SPBU Karangrejo, Api Berawal dari Tutup Tangki
-
Kenali Modus Order Fiktif Program MBG, Polres Batu Imbau Pengusaha Catering Waspada
-
Pohon Raksasa Tumbang, Timpa Warung dan Putus Kabel Listrik
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Wali Kota Malang Geram Limbah Medis Kedaluwarsa Dibuang Sembarangan
-
Cara Pemkot Malang Menyisir Penyakit di Balik Daging Kurban 2026
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Menanti Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Kedungsalam
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang