SuaraMalang.id - Kakek berusia 76 tahun bernama Otje Suandito, pemilik bengkel las ternama di Kota Malang, melaporkan mantan pengacaranya, seorang oknum berinisial VA, atas dugaan penganiayaan.
Peristiwa itu terjadi pada 14 November 2024 di kediaman Otje yang berada di kawasan Austinville, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Hingga kini, Selasa (14/1/2025), Otje masih menuntut keadilan agar pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak berwajib.
Menurut keterangan Otje, VA bersama suaminya, ML, tiba-tiba datang ke rumahnya dengan penuh emosi.
"Sebelumnya dia pengacara saya, dan tinggal di rumah saya bersama suami dan anaknya. Namun karena ada satu dan lain hal, saya minta VA keluar dari rumah saya. Tiba-tiba dia kembali datang sambil marah-marah tidak jelas," jelas Otje.
VA kemudian menuju dapur rumah Otje dan merusak beberapa alat makan serta perabotan. Ketika Otje meminta VA untuk meninggalkan rumahnya, VA justru menyerangnya dengan menggigit tangan kanan dan kiri Otje.
"Saya mencoba mengusirnya, tapi dia makin marah dan menggigit tangan saya. Saat saya berjalan ke pintu pagar depan untuk minta tolong, dia menendang dada saya. Saya terhempas, kepala belakang saya terbentur bebatuan di teras, dan saya tak sadarkan diri," kata Otje.
Usai kejadian, VA sempat hendak kabur, tetapi aksinya dihentikan oleh satpam komplek perumahan. Otje kemudian dilarikan ke RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan dan visum.
Otje melaporkan insiden tersebut ke Polsek Dau tiga hari setelah kejadian. Hingga kini, ia masih mengalami pusing, kesulitan berjalan, dan harus mengonsumsi obat secara rutin.
Baca Juga: Driver Ojol Dibacok, Tersangka Diduga Cemburu Buta Istri Selingkuh
Penasehat hukum Otje, Wildan Arif, menyatakan bahwa proses hukum telah berjalan dan pemanggilan kedua untuk VA sudah dijadwalkan.
"Pemeriksaan VA dijadwalkan hingga Jumat (17/1/2025) mendatang. Kami berharap klien kami mendapat keadilan karena perbuatan pelaku mencederai secara fisik dan moral. Tindakan ini harus dipertanggungjawabkan secara hukum," ujar Wildan.
Saat dikonfirmasi, VA mengaku masih berada di luar kota dan belum memberikan keterangan lengkap.
"Oiya bentar, bisa ketemu saya ketika saya sudah di Malang," jawab VA singkat melalui pesan aplikasi.
Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Dau, Kompol Suyatno, belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus ini.
Pihak keluarga korban berharap penyidikan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kepastian hukum atas dugaan penganiayaan yang dialami Otje.
Berita Terkait
-
Driver Ojol Dibacok, Tersangka Diduga Cemburu Buta Istri Selingkuh
-
Maling Motor di Malang Kena Prank! Gagal Kabur Gegara Ban Dirantai
-
Modal Judi Online, Pemuda Malang Tipu Pedagang Pulsa dengan Modus Isi Saldo E-Money
-
Modal Judi Online, Pemuda Malang Tipu Pedagang Pulsa dengan Modus Isi Saldo E-Money
-
Waspada! Penipuan Berkedok Program Makan Bergizi Gratis Incar Pengusaha Katering Malang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa SD
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang