SuaraMalang.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Malang, tepatnya di kawasan Jalan Saxophone Barat, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru.
Namun, kali ini seorang pelaku gagal membawa kabur motor incaran karena ban belakang kendaraan tersebut dirantai.
Kejadian tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial melalui akun @malangraya_info. Dalam video berdurasi 26 detik itu, terlihat seorang pria berjaket hoodie hitam dan celana jeans mencoba mencuri sepeda motor yang terparkir di sebuah kos-kosan pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Pelaku awalnya menggunakan kunci T untuk membobol sepeda motor. Setelah beberapa detik, ia berhasil menyalakan kendaraan.
Namun, saat mencoba melarikan diri, ia mendapati motor tersebut tak dapat berjalan karena ban belakang terkunci rantai.
Sadar usahanya sia-sia, pria tersebut langsung melarikan diri meninggalkan motor tersebut. Meski begitu, aksinya sudah terekam jelas oleh CCTV yang dipasang di lokasi kejadian.
“Kejadian berlangsung di sebuah kos-kosan. Untungnya, aksi pencurian tersebut gagal berkat pemilik yang mengunci ban belakang dengan rantai,” tulis unggahan akun @malangraya_info.
Video tersebut menuai banyak komentar dari warganet yang merasa terhibur dengan kegagalan si pelaku. Banyak yang memuji kecerdasan pemilik motor dalam mengamankan kendaraannya.
“Yang punya motor orang cerdas,” tulis @bukhori0925_1.
Baca Juga: Modal Judi Online, Pemuda Malang Tipu Pedagang Pulsa dengan Modus Isi Saldo E-Money
“Pinter banget ban di rantai...nge-prank maling,” komentar @hashifaqolbi.
“Kenaaakkk deehhh,” ujar @_kcnk27.
“Tak dungakno ndang tobat sam,” tambah @sugen.purnomo.
Aksi ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk meningkatkan pengamanan kendaraan mereka, terutama di kawasan yang rawan pencurian.
Cara sederhana seperti menggunakan rantai pengaman atau kunci tambahan dapat membantu mencegah tindak kriminal.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mendapati aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Berita Terkait
-
Modal Judi Online, Pemuda Malang Tipu Pedagang Pulsa dengan Modus Isi Saldo E-Money
-
Modal Judi Online, Pemuda Malang Tipu Pedagang Pulsa dengan Modus Isi Saldo E-Money
-
Waspada! Penipuan Berkedok Program Makan Bergizi Gratis Incar Pengusaha Katering Malang
-
Lansia di Malang Ditemukan Meninggal Membusuk di Dapur, 3 Minggu Tak Tersentuh
-
Bejat! Ketua RW di Malang Cabuli 7 Anak Laki-laki, Diduga Alami Gangguan Seksual
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan