SuaraMalang.id - DPC PDIP Kota Malang menyatakan komitmennya untuk mendukung kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan dalam kongres mendatang.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, usai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-52 PDI Perjuangan, Jumat (10/1).
Made menegaskan, seluruh kader PDIP di Kota Malang harus satu suara dalam mendukung Megawati sebagai figur yang mampu merekatkan dan mempersatukan internal partai.
“Kami DPC periode 2019-2024 menitipkan pesan kepada pengurus baru, siapa pun yang terpilih nanti, untuk mengusulkan Ibu Megawati sebagai ketua umum. Beliau adalah figur pemersatu, penguat, dan perekat internal PDI Perjuangan,” ujarnya.
Made juga menekankan pentingnya konsolidasi internal dalam tubuh PDIP Kota Malang.
Menurutnya, pengurus baru harus fokus membangun sinergi dengan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami adalah partai pemenang di DPRD Kota Malang. Itu menjadi tanggung jawab besar untuk tetap bersinergi dengan pemerintah sah, selama kebijakannya berpihak kepada masyarakat kami akan mendukung penuh,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Kota Malang atas dukungan yang menjadikan PDIP sebagai pemenang tiga kali berturut-turut dalam pemilu legislatif.
“Kami akan menjaga amanah ini dengan terus meningkatkan kinerja demi kepentingan rakyat,” tambah Made.
Baca Juga: Lansia di Malang Ditemukan Meninggal Membusuk di Dapur, 3 Minggu Tak Tersentuh
Dalam peringatan HUT Ke-52, Made mengusung tema "Api Perjuangan Tak Kunjung Padam", yang menjadi simbol semangat partai untuk terus memperjuangkan kebenaran, keadilan, hukum, dan demokrasi.
“Kami akan terus menjaga komitmen untuk membela kepentingan rakyat dan mendukung kebijakan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang,” tutup Made.
DPC PDIP Kota Malang berharap langkah ini menjadi cerminan soliditas dan dedikasi partai dalam menghadapi tantangan politik masa depan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Lansia di Malang Ditemukan Meninggal Membusuk di Dapur, 3 Minggu Tak Tersentuh
-
Bejat! Ketua RW di Malang Cabuli 7 Anak Laki-laki, Diduga Alami Gangguan Seksual
-
Sapi di Malang Terserang PMK Lagi, Harga Anjlok Drastis
-
Tragedi Bus Maut Batu Picu Malang Perketat Izin Study Tour Sekolah
-
Kakek 63 Tahun di Malang Lecehkan 7 Anak, Beraksi di Rumah dan Kantor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang