SuaraMalang.id - Polres Madiun melaksanakan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap salah satu anggotanya, Aiptu Parman Budi Santoso, yang terbukti terlibat dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu.
Upacara PTDH berlangsung di Lapangan Tribrata Polres Madiun, Senin (16/12/2024), dipimpin oleh Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Ridwan, dan dihadiri oleh pejabat utama (PJU) serta personel Polres Madiun.
Aiptu Parman sebelumnya menjabat sebagai Bintara Polres Madiun. Ia dinyatakan bersalah bersama seorang anggota lainnya, Aiptu Deddy Sukmawan dari Polsek Genteng, Polrestabes Surabaya, setelah terbukti mengedarkan sabu-sabu bersama seorang pengedar bernama Subandi.
Kapolres Madiun menjelaskan bahwa keputusan PTDH ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kapolda Jatim tertanggal 25 November 2024, yang menyatakan bahwa Aiptu Parman melanggar sejumlah aturan, antara lain:
- Pasal 12 ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Polri.
- Pasal 13 huruf (e) Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022, tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Madiun akan memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi, namun akan menindak tegas pelanggaran disiplin maupun tindak pidana oleh anggotanya.
“Anggota yang melanggar hukum, disiplin, dan kode etik, akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini adalah bentuk komitmen kami menjaga integritas institusi,” ujar AKBP Muhammad Ridwan.
Upacara PTDH terhadap Aiptu Parman dilakukan secara in absentia, karena yang bersangkutan tidak hadir dalam prosesi tersebut. Sebagai simbolis, foto Aiptu Parman dibawa untuk menggantikan kehadirannya.
“Karena yang bersangkutan tidak hadir, prosesi penanggalan seragam dinas tidak dilakukan secara langsung, tetapi tetap berjalan simbolis,” jelas AKBP Muhammad Ridwan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madiun memberikan pesan tegas kepada seluruh anggota Polri agar menjaga integritas, menjunjung tinggi kode etik profesi, dan mematuhi hukum dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Baca Juga: Polres Blitar Kota Ungkap Lima Kasus Narkoba, Termasuk Pelaku di Bawah Umur
“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi semua anggota untuk tidak melanggar hukum dan kode etik profesi yang dapat mencoreng nama baik institusi serta merugikan diri sendiri dan keluarga,” tandasnya.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan komitmen aparat kepolisian dalam menjaga kepercayaan publik, terutama dalam memerangi peredaran narkotika yang telah menjadi perhatian nasional.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Polres Blitar Kota Ungkap Lima Kasus Narkoba, Termasuk Pelaku di Bawah Umur
-
Terkunci dari Dalam! Misteri Kematian Sopir Truk di Rumah Makan Madiun, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
Geger! Mayat Membusuk Ditemukan di Truk Parkir, Rumah Makan Dusun Bajulan Heboh
-
Bus Pekerja Proyek Hantam Truk Tangki di Tol Madiun, 7 Luka Berat
-
Truk Mogok Jadi Sasaran, Kecelakaan Maut di Tol Solo-Kertosono Telan Korban Jiwa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Danantara Perluas Akses Keuangan Masyarakat
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo