SuaraMalang.id - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Blitar Kota berhasil mengungkap lima kasus peredaran narkoba sepanjang Agustus hingga awal September 2024.
Dalam operasi ini, polisi menangkap lima tersangka, termasuk seorang remaja berusia 17 tahun yang masih di bawah umur.
Wakapolres Blitar Kota, Kompol I Gede Suartika, menjelaskan bahwa dari lima kasus yang berhasil diungkap, satu di antaranya adalah kasus peredaran sabu-sabu, sementara empat lainnya terkait dengan peredaran pil dobel L.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 5.390 butir pil dobel L dan 0,44 gram sabu-sabu.
"Lima kasus peredaran narkoba itu berhasil diungkap selama periode Agustus hingga awal September 2024," ungkap Kompol Gede pada Kamis (12/9/2024).
Salah satu tersangka yang ditangkap adalah seorang remaja berusia 17 tahun, yang telah putus sekolah dan terlibat dalam peredaran pil dobel L.
Mengingat usianya yang masih di bawah umur, polisi memutuskan untuk tidak menahan pelaku, namun kasusnya tetap diproses lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum anak-anak.
"Untuk tersangka di bawah umur, saat ini kasusnya sudah masuk tahap dua penanganan. Kami mengacu pada prosedur yang berlaku bagi pelaku anak-anak," tambah Kompol Gede.
Meskipun telah menangkap lima tersangka, pihak kepolisian tidak berhenti di sini. Polres Blitar Kota masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, terutama terkait dengan pemasok narkoba kepada para tersangka yang telah ditangkap.
Baca Juga: Teror Vandalisme 'Tolak Arema FC' Bayangi Laga Perdana Liga 1 di Blitar
"Kasus ini masih dalam pengembangan. Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya," tegas Kompol Gede.
Blitar masih menjadi salah satu wilayah yang rawan terhadap peredaran pil dobel L, terutama di kalangan muda. Obat keras ini sering kali disalahgunakan oleh kalangan remaja yang kurang mendapatkan pengawasan.
Untuk itu, Satreskoba Polres Blitar Kota akan terus melakukan patroli intensif dan pengawasan guna mencegah peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam memerangi narkoba. Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka yang berkaitan dengan peredaran narkoba.
"Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pemberantasan narkoba. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kami. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," tutup Kompol Gede.
Selain melakukan penindakan, pihak kepolisian juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba, khususnya kepada kalangan remaja. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Blitar dan sekitarnya.
Berita Terkait
-
Teror Vandalisme 'Tolak Arema FC' Bayangi Laga Perdana Liga 1 di Blitar
-
Tragis, Kecelakaan Karambol di Blitar Tewaskan Pengemudi Truk
-
Positif saat Tes Urine, Kasat Narkoba Langsung Dinonaktifkan
-
Ngaku Kena Begal, Ternyata Warga Malang Ini Gelapkan Mobil Perusahaan
-
Curi Ternak Saat Lebaran, Ayah dan Anak Asal Malang Dibekuk di Blitar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?
-
Lewat Klasterku Hidupku, BRI Bangun Ekosistem UMKM Berdaya Saing dan Inklusif
-
CEK FAKTA: Menkeu Purbaya Audit Kekayaan Luhut, Benarkah?