-
4.000 personel gabungan amankan Mujahadah Kubro 1 Abad NU.
-
Peserta Mujahadah Kubro diperkirakan capai 80 ribu orang.
-
Dishub terapkan rekayasa lalu lintas di 12 ruas jalan.
SuaraMalang.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur (Jatim), menyiagakan sekitar 4.000 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7–8 Februari 2026.
Pengamanan ketat ini dilakukan menyusul prediksi membludaknya jumlah jemaah yang hadir dari berbagai daerah.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan, pola pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama telah dibahas secara menyeluruh bersama jajaran Polda Jawa Timur dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hasilnya, ribuan personel disiapkan demi menjamin keamanan serta kelancaran acara akbar tersebut.
"Baik di Mapolda Jatim maupun Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu sudah dilakukan, ada sekitar 4 ribu petugas gabung yang nanti akan mengawal keamanan dan kelancaran jalannya Mujahadah Kubro," kata Putu, Sabtu (31/1/2026).
Pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat keamanan. Personel tersebut berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Polri, Ansor, Banser, serta tim medis se-Kota Malang. Seluruh petugas disebar di sejumlah titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar area Stadion Gajayana.
Tak hanya fokus pada aspek keamanan, Putu menegaskan bahwa seluruh petugas juga diarahkan memberikan pelayanan maksimal kepada para peserta.
Upaya ini dilakukan agar jemaah yang hadir dapat mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama dengan aman dan nyaman.
"Kami berharap semuanya bisa berlangsung dengan baik," ujarnya.
Di sisi lain, Polresta Malang Kota turut mengajak awak media untuk membantu menyebarluaskan informasi terkait pembatasan aktivitas lalu lintas selama acara berlangsung.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama diperkirakan mencapai 50 ribu hingga 80 ribu orang.
"Jadi, apabila tidak ada situasi yang urgent (mendesak), mungkin bisa menghindari akses di sekitaran Stadion Gajayana," tuturnya.
Sementara itu, Dishub Kota Malang telah menetapkan rekayasa lalu lintas di 12 ruas jalan guna mendukung kelancaran kegiatan. Jalan yang terdampak antara lain Jalan Besar Ijen, Jalan Semeru, Jalan Retawu, Jalan Willis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Lawu, dan Jalan Wilis.
Selain itu, rekayasa juga diberlakukan di Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur, serta Jalan Buring.
Langkah rekayasa lalu lintas dan pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menunjang kelancaran Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama, sehingga kegiatan keagamaan berskala besar tersebut dapat berjalan tertib dan aman hingga selesai. (Antara)
Berita Terkait
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Gus Lilur Jelang Muktamar NU: Pemimpin yang Terpilih Harus Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Tata Cara Sholat Idul Adha 2026 menurut NU dan Muhammadiyah
-
Kritik Jelang Muktamar NU: Jangan Jadikan Organisasi Alat Politik
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan