-
Gunung Semeru erupsi malam hari dengan kolom abu tinggi.
-
Lava pijar mengalir, status Gunung Semeru masih Siaga.
-
Warga diminta patuhi rekomendasi PVMBG dan zona bahaya.
SuaraMalang.id - Gunung Semeru erupsi kembali mengguncang wilayah Jawa Timur (Jatim) pada Senin (2/2/2026) malam. Gunung tertinggi di Pulau Jawa yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu memuntahkan kolom abu vulkanik dengan ketinggian signifikan, disertai aliran lava pijar yang terlihat jelas dari puncak.
Peristiwa Gunung Semeru erupsi pertama kali tercatat pada pukul 19.21 WIB. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menyebutkan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau setara 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Aktivitas vulkanik tersebut masih berlangsung saat laporan dibuat dan terus dipantau secara intensif.
Selain kolom abu, aktivitas Gunung Semeru erupsi juga ditandai dengan guguran lava pijar yang meluncur dari puncak gunung setinggi 3.676 mdpl itu. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan condong ke arah utara, menunjukkan adanya pengaruh arah angin di kawasan tersebut.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 19.21 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Liswanto, Selasa (3/2/2026).
Aktivitas vulkanik belum berhenti. Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 20.48 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 mdpl. Kolom abu masih teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.
“Berselang enam menit kemudian, terjadi erupsi kembali Gunung Semeru pada pukul 20.54 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak (4.176 mdpl),” tuturnya. Saat laporan tersebut disusun, erupsi masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda mereda.
Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat. Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi.
Selain itu, masyarakat juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar Semeru yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak. Radius berbahaya lainnya adalah lima kilometer dari kawah atau puncak gunung karena rawan lontaran batu pijar.
Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Api Semeru diimbau tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Kewaspadaan juga diperlukan terhadap sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran Besuk Kobokan seiring Gunung Semeru erupsi yang masih berlanjut. (Antara)
Berita Terkait
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Teror di Pantai Wediawu Malang: Wisatawan Diserang Massa, 6 Mobil Hancur dan Korban Luka-luka
-
Hanya 5 Menit! Rahasia Perut Rata Seketika Tanpa Perlu Berjam-jam di Gym
-
Perut Rata Tanpa Keringat: 10 Rahasia Hilangkan Lemak Buncit yang Terbukti Secara Ilmiah
-
Perut Buncit Hilang Saat Terlelap? Lakukan 5 Gerakan Simpel Ini Sebelum Tidur
-
Bukan Sekadar Melangkah! Ini 5 Trik Jalan Kaki yang Ampuh Pangkas Berat Badan