Namun, jika ada kendala dalam pelaksanaan, anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk sektor lain yang masih berkaitan dengan lingkungan dan kebersihan.
“Saya akan mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk anggaran dari APBD untuk 2025 dan 2026. Program ini akan membawa perubahan besar bagi Kota Malang dalam hal pengelolaan sampah,” imbuhnya.
Dalam program ini, TPS yang dipilih akan ditata ulang agar lebih modern dan terintegrasi. Pengelolaan sampah tidak hanya terfokus pada penampungan, tetapi juga akan ada pemisahan sampah sejak di TPS hingga ke tahap pengolahan.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan.
Baca Juga: Pasca Kebakaran, Pelayanan Dinsos Kota Malang Terancam Terganggu?
“Pembangunan hanggar dan penyediaan mesin pengolahan adalah prioritas kami. Dengan begitu, penataan TPS di Kota Malang dapat berjalan dengan lebih terarah dan tidak semrawut seperti sebelumnya,” tambah Iwan.
Selain memperbaiki fasilitas TPS, program LSDP ini juga akan memberikan panduan tentang bagaimana sampah di Kota Malang dikelola secara menyeluruh.
Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mengubah wajah pengelolaan sampah di kota ini menjadi lebih baik dan dapat dijadikan contoh untuk kota-kota lain.
“Ini adalah langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan umum di Kota Malang, terutama terkait kebersihan dan pengelolaan sampah,” tutup Iwan.
Dengan adanya program LSDP, diharapkan Kota Malang mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampahnya, mengurangi volume sampah yang terbuang secara tidak terkendali, dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.
Baca Juga: Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kerok Kebakaran Gedung Dinsos Malang
Program ini juga sejalan dengan visi Kota Malang untuk menjadi kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Berita Terkait
-
Konflik Kepentingan di Balik Penunjukan Langsung PT LTI Sebagai EO Retret Kepala Daerah
-
Ketua DPRD Kota Malang Prihatin Banyak Korban Luka saat Demo Tolak RUU TNI: Nyawa Tak Bisa Diganti!
-
Aksi Tolak RUU TNI Meluas, Gedung DPRD Kota Malang Terbakar
-
Kekayaan Amithya Ratnanggani: Ketua DPRD Kota Malang yang Temui Massa Aksi 'Indonesia Gelap'
-
Sosok Amithya Ketua DPRD Kota Malang, Politisi yang Temui Massa Demo Indonesia Gelap
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi