- Kebakaran hebat melanda area tempat pembuangan sampah di Pasar Turen, Kabupaten Malang, pada Senin sore, 13 Juli 2026.
- Api menghanguskan satu lapak pedagang dan fasilitas MCK, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
- Tim gabungan berhasil memadamkan api pada pukul 20.00 WIB dan kepolisian kini sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
SuaraMalang.id - Kepanikan melanda orang-orang di sekitar Pasar Turen, Kabupaten Malang, pada Senin (13/7/2026). Sekitar pukul 17.30 WIB, kepulauan asap hitam pekat tiba-tiba membumbung tinggi dari arah tempat pembuangan sampah (TPS) pasar, menyapu langit sore yang mulai menggelap.
Dalam hitungan menit, api menjalar hebat, melalap sebuah lapak pedagang dan satu unit bangunan fasilitas umum (MCK) hingga menyisakan puing-puing gosong.
Menerima laporan darurat, tim gabungan langsung bergerak cepat. Mengingat lokasi kebakaran berada di area pasar yang padat, kekhawatiran akan api yang merembet ke ratusan kios lainnya sempat menyelimuti warga.
Tak tanggung-tanggung, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Malang dikerahkan ke lokasi. Bahkan, satu unit armada pemadam dari raksasa industri pertahanan, PT Pindad, turut diterjunkan untuk menjinakkan amukan api.
“Setelah menerima laporan, personel Polsek Turen bersama instansi terkait langsung mendatangi lokasi. Perjuangan memadamkan api berlangsung intens hingga akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkap Kasi Humas Polres Malang, AKP M. Budiono, Senin (13/7/2026) malam dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Meski api telah padam, tugas kepolisian belum usai. Area yang kini menghitam itu langsung dipasang garis polisi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil bagi pemilik lapak tak terelakkan.
Hingga saat ini, penyebab pasti mengapa titik sampah tersebut bisa memicu kebakaran besar masih menjadi teka-teki. Tim Inafis dan Satreskrim Polres Malang telah turun ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengais sisa-sisa bukti.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan olah TKP untuk mengetahui sumber api yang sebenarnya," pungkas Budiono.
Baca Juga: 50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
Berita Terkait
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi