Wakos Reza Gautama
Selasa, 14 Juli 2026 | 08:31 WIB
Kebakaran terjadi di area tempat pembuangan sampah Pasar Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Senin (13/7/2026). [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Kebakaran hebat melanda area tempat pembuangan sampah di Pasar Turen, Kabupaten Malang, pada Senin sore, 13 Juli 2026.
  • Api menghanguskan satu lapak pedagang dan fasilitas MCK, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
  • Tim gabungan berhasil memadamkan api pada pukul 20.00 WIB dan kepolisian kini sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

SuaraMalang.id - Kepanikan melanda orang-orang di sekitar Pasar Turen, Kabupaten Malang, pada Senin (13/7/2026). Sekitar pukul 17.30 WIB, kepulauan asap hitam pekat tiba-tiba membumbung tinggi dari arah tempat pembuangan sampah (TPS) pasar, menyapu langit sore yang mulai menggelap.

Dalam hitungan menit, api menjalar hebat, melalap sebuah lapak pedagang dan satu unit bangunan fasilitas umum (MCK) hingga menyisakan puing-puing gosong.

Menerima laporan darurat, tim gabungan langsung bergerak cepat. Mengingat lokasi kebakaran berada di area pasar yang padat, kekhawatiran akan api yang merembet ke ratusan kios lainnya sempat menyelimuti warga.

Tak tanggung-tanggung, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Malang dikerahkan ke lokasi. Bahkan, satu unit armada pemadam dari raksasa industri pertahanan, PT Pindad, turut diterjunkan untuk menjinakkan amukan api.

“Setelah menerima laporan, personel Polsek Turen bersama instansi terkait langsung mendatangi lokasi. Perjuangan memadamkan api berlangsung intens hingga akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkap Kasi Humas Polres Malang, AKP M. Budiono, Senin (13/7/2026) malam dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Meski api telah padam, tugas kepolisian belum usai. Area yang kini menghitam itu langsung dipasang garis polisi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil bagi pemilik lapak tak terelakkan.

Hingga saat ini, penyebab pasti mengapa titik sampah tersebut bisa memicu kebakaran besar masih menjadi teka-teki. Tim Inafis dan Satreskrim Polres Malang telah turun ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengais sisa-sisa bukti.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan olah TKP untuk mengetahui sumber api yang sebenarnya," pungkas Budiono.

Baca Juga: 50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa

Load More