SuaraMalang.id - Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang berhasil menggulung sindikat penanaman dan peredaran ganja di Kecamatan Tempursari.
Dalam operasi yang dilakukan di Dusun Langkapan, Desa Tempursari, polisi menangkap tiga orang berinisial YS (38), K (34), dan S (34), yang semuanya merupakan warga setempat.
Penangkapan ini terjadi pada 21 Juni 2024, saat petugas mendapati 901,42 gram ganja kering serta 13 batang pohon ganja di sebuah rumah dan di lereng pegunungan milik Perhutani.
"Kami menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang aktivitas penanaman ganja di wilayah ini. Setelah penyelidikan, kami berhasil mengamankan tiga tersangka bersama dengan barang bukti yang signifikan," ujar Kompol I Komang Yuwandi Sastra, Sabtu (13/7/2024).
Menurut pengakuan para tersangka, kegiatan mereka bermula sejak tahun 2019 setelah YS memperoleh pengetahuan tentang budidaya ganja selama berada di Bali.
"YS bertindak sebagai penyedia bibit kepada K dan S, yang kemudian menanamnya di lahan milik YS. Setelah panen, ganja tersebut dijual kembali kepada YS yang selanjutnya menjualnya kepada pembeli di kabupaten Malang," tambah Kompol Komang.
Ketiga tersangka kini dihadapkan pada hukuman serius di bawah Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009, dengan pasal 111 ayat 2 dan pasal 132 ayat 2, yang menyediakan rentang hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa saja yang terlibat dalam penanaman dan perdagangan narkotika di wilayah Lumajang, menunjukkan keseriusan polisi dalam memberantas peredaran narkoba.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Miris! Remaja 15 Tahun di Lumajang Buang Bayi di Gang Sempit
Berita Terkait
-
Miris! Remaja 15 Tahun di Lumajang Buang Bayi di Gang Sempit
-
Cari Korban Pasca Longsor Lumajang, Malah Ketemu Ladang Ganja 40 Cm
-
Balap Liar Jelang Buka Puasa Dibubarkan Polisi, Bocil-bocil Lari Tunggang Langang
-
Rekonstruksi Pencurian Sapi di Lumajang, Dua Pelaku Dihadiahi Timah Panas
-
Pencuri Motor: Kata Istri Saya, Kalau 3 hari Tak Punya Motor, Bakal Cerai
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok