SuaraMalang.id - Pabrik pengolahan kerupuk dan makaroni di Jalan Komud Abd. Saleh, Dusun Urek-Urek, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dilanda kebakaran pada Rabu (12/6) dini hari. Api diduga berasal dari sisa pembakaran di tungku penggorengan yang tidak sepenuhnya padam.
Menurut informasi yang terhimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang langsung menghubungi Wawan, salah satu pekerja di pabrik tersebut.
Wawan, yang saat itu sedang tidur di gudang sebelah, mengatakan, “Saya diberitahu oleh warga bahwa gudang terbakar. Kami langsung berusaha membuka gudang yang terbakar untuk meminimalisir kerusakan,” Kamis (13/6/2024).
Kerugian akibat kebakaran ini tidak sedikit. Sigit Yunianto, Kabid PPK Satpol PP Kabupaten Malang, mengungkapkan, “Ada kerugian bahan mentah senilai Rp 500 juta dan minyak goreng senilai Rp 220 juta. Kami menduga kebakaran berasal dari tungku penggorengan yang belum mati.”
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Malang tiba di lokasi untuk menjinakkan api. Berkat respon cepat dari warga dan petugas, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain.
Investigasi awal menunjukkan bahwa penggorengan di pabrik beroperasi dari jam 08.00 hingga 16.00.
Namun, diduga setelah penggorengan selesai, tidak ada pemeriksaan kembali terhadap kondisi tungku, sehingga sisa bara api masih menyala yang akhirnya memicu kebakaran.
Pihak berwenang saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengidentifikasi langkah-langkah pencegahan kejadian serupa di masa depan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Pilbup Malang Memanas, Demokrat Malah 'Nongkrong' di Pinggir Lapangan?
Berita Terkait
-
Pilbup Malang Memanas, Demokrat Malah 'Nongkrong' di Pinggir Lapangan?
-
Terbangun dari Tidur, Karyawan Ini Syok Gudang Tempat Bekerjanya Dilalap Si Jago Merah
-
Pria Pura-pura Membeli Rumah untuk Mencuri Mobil di Malang
-
Waspada! Minyak Goreng "Minyakita" Oplosan Beredar di Malang Raya, Begini Ciri-cirinya
-
Waspada Modus Pinjam Nama Kredit Motor! Nasabah FIFGROUP di Malang Dihukum Penjara
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sukhoi Asal Malang Guncang Langit Perancis: Rahasia Layangan Rp7 Ribu Tembus Kejuaraan Dunia
-
Wajah Baru Pasar Induk Gadang Ditarget Rampung Lebih Cepat
-
Datang Sendiri ke Kantor Polisi, Pengasuh Ponpes di Malang Resmi Tersangka Pelecehan
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026