SuaraMalang.id - Marcos Gonzalez, mantan pelatih fisik Arema yang berasal dari Argentina, berencana untuk kembali ke Malang dan berpeluang besar bergabung kembali dengan tim Singo Edan.
Gonzalez, yang pernah berada di bawah kepemimpinan pelatih Mario Gomez selama era kepelatihan Arema di Liga 1, meninggalkan klub ketika kompetisi dihentikan akibat pandemi Covid-19.
Sejak meninggalkan Arema, Gonzalez telah melanjutkan karirnya di beberapa klub Liga 1 lainnya termasuk Borneo FC Samarinda, Persiraja Banda Aceh, dan Persita Tangerang. Namun, keinginannya untuk kembali ke Arema tampaknya masih kuat.
“Saya sudah berkomunikasi dengan beberapa orang di Arema. Saya akan ke Malang segera untuk berkomunikasi lebih lanjut,” ungkap Marcos Gonzalez.
Kabar tentang kembalinya Gonzalez datang di saat yang tepat, mengingat Arema dikabarkan akan mengganti pelatih fisik mereka, Gaselly Jun Panam, yang kontraknya berakhir setelah Liga 1 musim 2023-2024.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Arema, banyak yang berharap Gonzalez bisa membawa perubahan positif kembali ke tim.
Kuncoro, Asisten Pelatih Arema, mengingatkan pentingnya penguatan fisik pemain di masa pramusim.
“Sesi latihan fisik yang intens adalah kunci di pramusim ini. Kami pernah melakukannya saat punya pelatih fisik seperti Coach Marcos. Hasilnya terlihat jelas di lapangan, sayangnya kompetisi terhenti karena Covid-19 saat itu,” jelas Kuncoro.
Kembalinya Gonzalez diharapkan dapat memulihkan kondisi fisik pemain Arema, yang banyak dianggap sebagai fondasi penting untuk mengarungi kompetisi yang keras di Liga 1 Indonesia.
Baca Juga: Akankah Arema FC Gaet Gelandang Berbakat dari Tim Degradasi?
Fans Arema pun antusias menyambut potensi kembalinya pelatih yang dianggap telah memberikan kontribusi signifikan dalam masa-masa sebelumnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Akankah Arema FC Gaet Gelandang Berbakat dari Tim Degradasi?
-
Ditolak Blitar, Arema FC Lirik Tuban dan Jember untuk Kandang Sementara
-
Demi Keamanan, Arema FC Pangkas Kapasitas Penonton Jika Berkandang di Blitar
-
Peluang atau Ancaman? Begini Pandangan Arema FC Soal Regulasi 8 Pemain Asing
-
Opsi Kandang Arema FC Musim Depan, Blitar Jadi yang Paling Memungkinkan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?