SuaraMalang.id - Gelandang RANS Nusantara FC, Mitsuru Maruoka, telah mencuri perhatian Asisten Pelatih Arema, Kuncoro, meskipun klubnya mengalami degradasi.
Maruoka, yang mencetak 11 gol dan memberikan tiga assist dalam 29 pertandingan Liga 1 musim lalu, menjadi sorotan berkat kemampuannya yang komprehensif di lapangan.
Kuncoro memuji kemampuan Maruoka, menyebutnya sebagai gelandang terbaik musim tersebut.
“Walaupun timnya terdegradasi, kualitas Maruoka tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar Kuncoro. “Dia memiliki kapasitas untuk bermain di berbagai posisi gelandang, membuatnya sangat berharga.”
Maruoka, yang berusia 28 tahun, telah membuktikan kualitasnya di lapangan, termasuk mencetak dua gol ke gawang Arema pada pertemuan kedua yang berakhir dengan skor 3-2 untuk Arema.
“Dia adalah pemain bagus yang kurang sinar karena berada di tim tanpa bintang-bintang besar,” tambah Kuncoro.
Namun, ketika ditanya tentang kemungkinan Maruoka bergabung dengan Arema, Kuncoro mengaku bahwa keputusan tersebut bukan di tangannya.
“Mendatangkan pemain adalah keputusan pelatih kepala dan manajemen,” kata Kuncoro, menyiratkan bahwa segala sesuatu terkait transfer akan bergantung pada diskusi lebih lanjut di tingkat klub.
Dengan keterampilan yang telah ditunjukkan Maruoka, banyak pengamat sepak bola dan fans Arema berharap bahwa diskusi tersebut mungkin akan membawa gelandang berbakat ini ke Malang dalam waktu dekat, jika manajemen klub melihatnya sebagai tambahan yang strategis untuk skuad mereka.
Baca Juga: Ditolak Blitar, Arema FC Lirik Tuban dan Jember untuk Kandang Sementara
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Ditolak Blitar, Arema FC Lirik Tuban dan Jember untuk Kandang Sementara
-
Demi Keamanan, Arema FC Pangkas Kapasitas Penonton Jika Berkandang di Blitar
-
Peluang atau Ancaman? Begini Pandangan Arema FC Soal Regulasi 8 Pemain Asing
-
Opsi Kandang Arema FC Musim Depan, Blitar Jadi yang Paling Memungkinkan
-
Arema FC Bersaing dengan Persija dan PSS Sleman untuk Dapatkan Jacob Mahler
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya