SuaraMalang.id - PSSI melalui Ketua Umum Erick Thohir menyatakan akan mengembalikan diskusi regulasi pemain asing ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan anggotanya.
Hal ini diungkapkan Erick Thohir usai Kongres Biasa PSSI yang digelar di Shangri-La Hotel, Jakarta pada Senin, 10 Juni.
Kebijakan baru tentang penggunaan delapan pemain asing dalam kompetisi Liga 1 2024/2025 telah menimbulkan perdebatan hangat baik di kalangan klub maupun suporter.
Di tengah kampanye #IniSepakBolaIndonesia yang dilancarkan beberapa pemain lewat media sosial, kongres tersebut membahas dan memutuskan untuk mereview ulang kebijakan tersebut.
Erick Thohir menyatakan bahwa keputusan tentang aturan baru pemain asing akan ditetapkan dalam beberapa hari mendatang, “Belum ada keputusan final, 1-2 hari ini akan kita putuskan. Minggu depan, kita berharap dapat mengumumkan jadwal liga untuk 3 tahun ke depan,” tutur Erick.
Lebih lanjut, Erick menyampaikan dukungan PSSI terhadap keputusan Liga, yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
“Kita beri kesempatan Liga dan klub-klub untuk me-review kebijakan ini. Kita mendukung aturan AFC terbaru, yang terpenting adalah dukungan kita untuk transformasi klub dan liga,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, mengungkapkan pandangannya mengenai regulasi ini. Menurutnya, kebijakan pemain asing harus dilihat sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sepak bola lokal.
“Ini harus dilihat sebagai peluang, bukan hambatan. Peluang bagi pemain lokal untuk meningkatkan kemampuan,” jelas Kuncoro.
Baca Juga: Opsi Kandang Arema FC Musim Depan, Blitar Jadi yang Paling Memungkinkan
Kuncoro juga menambahkan bahwa peluang bermain bagi pemain lokal tergantung pada kualitas dan kemampuan mereka untuk bersaing dengan pemain asing, mirip dengan kebijakan pemain U-23 yang harus bermain minimal 45 menit setiap pertandingan di musim lalu.
“Bila pemain muda menunjukkan performa yang bagus, mereka dapat mengamankan posisi starter,” tutup Kuncoro.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Opsi Kandang Arema FC Musim Depan, Blitar Jadi yang Paling Memungkinkan
-
Arema FC Bersaing dengan Persija dan PSS Sleman untuk Dapatkan Jacob Mahler
-
Mengenang Carlos Oliveira, Pelatih Brasil yang Pernah Mengarsiteki Arema Selama Pandemi
-
Siap Perkuat Lini Belakang, Lucas Frigeri: Sampai Jumpa di Malang
-
Regulasi 8 Pemain Asing: Ancaman atau Peluang? Ini Kata Asisten Pelatih Arema FC
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya