- Terminal Tipe A Arjosari Malang mencatat lonjakan penumpang mencapai 11.148 orang saat puncak arus mudik Idul Adha 1447 H.
- Pengelola menerapkan strategi percepatan sirkulasi bus untuk mengatasi keterlambatan akibat kemacetan arus lalu lintas di Jawa Timur.
- Volume penumpang diprediksi kembali meningkat pada akhir pekan ini bertepatan dengan libur Hari Raya Waisak dan Pancasila.
SuaraMalang.id - Hiruk-pikuk Terminal Tipe A (TTA) Arjosari Malang seolah tak ada habisnya sepanjang pekan ini. Aroma asap knalpot bercampur dengan keriuhan suara klakson bus menjadi latar belakang kesibukan ribuan orang yang bergegas merayakan momen Idul Adha 1447 H di kampung halaman.
Data terbaru mencatat, pada hari H Idul Adha, Rabu (27/5/2026), terminal terbesar di Malang ini melayani sebanyak 8.652 penumpang.
Angka ini merupakan akumulasi dari keberangkatan dan kedatangan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencatatkan sekitar 3.600-an penumpang, volume orang yang hilir mudik di Arjosari meningkat signifikan hingga lebih dari dua kali lipat.
Meski hari Rabu terlihat padat, suasana sibuk yang sesungguhnya terjadi pada Selasa (26/5/2026) atau H-1 Idul Adha. Hari itu, Terminal Arjosari benar-benar membeludak dengan total 11.148 penumpang yang berebut kursi.
"Pada Selasa itu penumpang sampai membeludak. Masyarakat banyak yang memilih melakukan perjalanan liburan sehari sebelum hari raya," ungkap Mega Perwira Donowati, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal TTA Arjosari, Kamis (28/5/2026).
Dominasi penumpang masih dipegang oleh jalur AKDP dengan catatan mencapai 9.297 orang, disusul oleh jalur AKAP yang juga mencatatkan angka signifikan sebanyak 1.851 penumpang.
Kepadatan arus lalu lintas di jalur-jalur utama Jawa Timur bukan tanpa hambatan. Mega mengungkapkan bahwa bus dari arah Probolinggo dan Banyuwangi sempat mengalami keterlambatan hingga 45 menit akibat kemacetan di beberapa titik.
Namun, pengelola terminal bergerak cepat agar tidak ada satu pun penumpang yang terlantar di ruang tunggu yang mulai sesak.
Baca Juga: Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
Strategi "percepatan sirkulasi" diterapkan, begitu bus tiba, pembersihan dan pemeriksaan singkat dilakukan, lalu jadwal keberangkatan segera dimajukan menggunakan unit yang tersedia.
"Meskipun ada keterlambatan imbas kepadatan arus, kami pastikan penumpang tidak ada yang terlantar," tegas Mega.
Bagi pengelola Arjosari, napas lega setelah Idul Adha hanyalah sementara. Pasalnya, "maraton" libur panjang masih berlanjut.
Potensi kepadatan penumpang diprediksi akan kembali memuncak pada akhir pekan ini, bertepatan dengan libur Hari Raya Waisak pada Minggu (31/5/2026) dan peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026). (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral
-
Lirik Vulgar Berujung Polisi: Yakuza Maneges Pastikan Icha Chellow & Mala Agatha Tak Ada Kata Damai
-
Pasar Turen Mencekam: Saat Gunungan Sampah Berubah Jadi Petaka Membara
-
BRI Dorong UMKM Kuliner "It's Me Time" Asal Jawa Timur Raih Kesuksesan di Pasar Ekspor