Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Jum'at, 17 Mei 2024 | 20:53 WIB
Ilustrasi pengangguran di Indonesia. [Istimewa]

Menurut laporan BPS Jatim, isu ketidaksesuaian antara kemampuan/skill dengan ketersediaan lapangan pekerjaan (link and match) pada lulusan SMK masih menjadi masalah yang perlu terus dikaji dan dicarikan solusi ke depannya.

Peningkatan TPT pada penduduk dengan pendidikan SD ke bawah sebesar 0,20 persen poin menjadi 2,38 persen pada Februari 2024 juga perlu mendapat perhatian khusus.

Meski begitu, TPT penduduk berpendidikan SD ke bawah masih memiliki persentase yang paling rendah dibandingkan pendidikan di atasnya.

Penurunan TPT ini menunjukkan upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak di Jawa Timur dalam menciptakan lapangan pekerjaan mulai membuahkan hasil.

Namun, tantangan masih ada, terutama dalam hal menciptakan kesesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja, khususnya untuk lulusan SMK.

Dengan penurunan TPT ini, diharapkan berbagai program dan kebijakan pemerintah dapat terus ditingkatkan untuk memastikan tren penurunan ini berlanjut dan memberikan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Jawa Timur.

Kontributor : Elizabeth Yati

Load More