SuaraMalang.id - Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Verrell Bramasta, telah berhasil lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan perolehan suara yang mengesankan pada Pemilu 2024.
Menurut data real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), Verrell Bramasta memperoleh 94.810 suara dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Prestasi ini memungkinkan Verrell mengalahkan caleg incumbent dari berbagai partai, termasuk Rieke Diah Pitaloka dari PDIP, Syaiful Huda dari PKB, Saan Mustofa dari Partai Nasdem, serta Obon Tabroni dari Partai Gerindra.
Dengan perolehan suara ini, Verrell menempati posisi keenam dalam daftar caleg terpilih, berada di bawah nama-nama besar seperti Dedi Mulyadi dari Partai Gerindra yang memperoleh 375.658 suara, dan Ahmad Syaikhu dari PKS dengan 165.976 suara.
Verrell Bramasta, yang juga dikenal sebagai selebriti, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi wakil rakyat di DPR.
"Dengan segala ketulusan, saya berterima kasih kepada semua yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini," ucap Verrell pada Senin (18/3/2024).
Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bekasi, Jamil, menyatakan rasa bangganya terhadap capaian luar biasa Verrell di Pemilu 2024.
"Verrell adalah satu-satunya anak muda dan baru masuk politik tetapi bisa di atas incumbent. Di balik setiap langkah, ada kerja keras dan doa yang tak terhingga," kata Jamil, menegaskan bahwa kemenangan Verrell merupakan bukti dari dedikasi dan kerja kerasnya.
Keberhasilan Verrell Bramasta memasuki panggung politik nasional tidak hanya membuktikan popularitasnya, tetapi juga menandakan harapan baru bagi perwakilan generasi muda dalam pembuatan kebijakan di Indonesia.
Baca Juga: PDIP: Demokrasi Kini Rusak, Diawali Abuse of Power Presiden Jokowi
Ke depan, Verrell diharapkan dapat membawa suara dan aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memajukan bangsa.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
PDIP: Demokrasi Kini Rusak, Diawali Abuse of Power Presiden Jokowi
-
KPU RI Targetkan Selesaikan Rekapitulasi Suara Sebelum Batas Akhir 20 Maret 2024
-
Hasil Pemilu 2024, Hanya ada 8 Perempuan Anggota DPRD Kabupaten Malang
-
Praktisi Hukum Bantah Ada Penggelembungan Suara Caleg PDIP George Da Silva
-
Dituding Kampanye saat Hari Pencoblosan, Begini Respons Uya Kuya
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!
-
54 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Natal 2025, Tak Ada yang Langsung Bebas!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin
-
Laga Arema FC vs Madura United, Stadion Kanjuruhan Dikawal Ketat 758 Personel Gabungan