SuaraMalang.id - Kota Malang, terkenal dengan kekayaan kuliner tradisionalnya, kembali menarik perhatian pecinta kuliner dengan Tahu Campur Cak Uri Kumis, sebuah warung kuliner yang kini berada di lokasi baru.
Warung ini, yang telah lama menjadi favorit, khususnya di malam hari, baru-baru ini pindah ke Jl. Mayjen Hariyono No.125, Dinoyo, Lowokwaru, hanya berjarak sedikit ke timur dari lokasi sebelumnya di seberang Polsek Lowokwaru.
Meskipun berpindah tempat, Tahu Campur Cak Uri Kumis tetap mempertahankan suasana tradisionalnya dengan meja dan kursi panjang yang khas.
Pengunjung warung ini dapat menikmati berbagai menu pilihan yang telah menjadi ciri khas sejak dulu.
Dari tahu campur biasa hingga versi jumbo, dan soto daging dengan variasi biasa dan istimewa, semua disajikan dengan harga terjangkau, berkisar Rp 16.000 hingga Rp 23.000.
Menariknya, warung ini mengusung bendera “Spesial Tahu Campur Sukodadi Lamongan”, mengacu pada asal-usul resep yang dibawa oleh pemiliknya dari Desa Sukodadi, Lamongan, yang terkenal dengan tahu campurnya.
Keunikan dari Tahu Campur Cak Uri Kumis terletak pada rasa tahu yang lembut, racikan petis yang sesuai dengan lidah orang Kota Malang, dan kesegaran sayurannya.
Sejak tahun 1994, Cak Uri memulai usahanya dengan gerobak keliling sebelum akhirnya bertransformasi menjadi warung yang kini berada di lokasi baru sejak 1 Desember 2023.
Warung ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 23.00 WIB, memberikan kesempatan bagi para pelanggan untuk menikmati hidangan autentik khas Lamongan ini.
Baca Juga: Martabak Manis Malang: Dari Tradisi ke Inovasi, Buah Tangan Favorit Berkunjung ke Rumah Pacar
Tahu Campur Cak Uri Kumis tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner yang lezat, tapi juga membawa sejarah kuliner kota Malang. Untuk kenyamanan, pelanggan juga kini dapat memesan hidangan ini secara online.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Martabak Manis Malang: Dari Tradisi ke Inovasi, Buah Tangan Favorit Berkunjung ke Rumah Pacar
-
Depot Hok Lay: Destinasi Kuliner Legendaris di Malang dengan Harga Terjangkau
-
Sensasi Unik Soto Ayam Kuah Butek di Soto Pak Boneng Malang
-
Puthu Lanang: Camilan Legendaris Malang Sejak 1935
-
My Kopi Malang: Pengalaman Ngopi Unik di Tengah Hutan dan Perkemahan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya