SuaraMalang.id - Dua insiden kebakaran terjadi di Kabupaten Malang dalam waktu dua hari berturut-turut, dengan kedua kasus tersebut diakibatkan oleh kelalaian pemilik rumah saat memasak.
Kebakaran pertama terjadi di rumah milik Dasuki, berusia 50 tahun, yang berlokasi di Dusun Jatimulyo, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung pada Minggu (14/1/2024) siang.
Sedangkan kebakaran kedua terjadi di rumah Achmad Fatoni, berusia 54 tahun, di Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis pada Senin (15/1/2024) pagi.
Menurut AKP Lukman Hudin, Kapolsek Sumberpucung, kebakaran di rumah Dasuki terjadi sekitar pukul 13.45 WIB, dimulai saat istri Dasuki meninggalkan dapur untuk salat Dzuhur setelah merebus air menggunakan tungku.
"Api dengan cepat menjalar ke tumpukan kayu bakar yang berdekatan dengan tungku, diperparah oleh angin kencang yang membakar seluruh bagian dapur," ujar Lukman, dikutip Senin (15/1/2024).
Dapur yang terbuat dari anyaman bambu dan kayu itu terbakar tanpa ada yang memperhatikan, dengan Dasuki sendiri sedang tidur dan istrinya sedang salat.
Istri Dasuki baru menyadari kebakaran setelah selesai salat Dzuhur, tetapi saat itu api sudah membakar seluruh dapur.
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Malang tiba di lokasi sekitar pukul 14.25 WIB dan berhasil memadamkan api pada pukul 15.40.
Sementara itu, kebakaran kedua di rumah Achmad Fatoni terjadi ketika pemilik rumah memasak sayur dan pergi belanja, meninggalkan tungku menyala.
Baca Juga: Kasus Bunuh Diri di Malang Meningkat Tajam, Penyebabnya Mulai Utang Hingga Depresi
“Indikasi sumber api berasal dari tungku yang ditinggalkan saat pemilik rumah pergi belanja," kata Sigit Yuniarto, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang. Petugas berhasil memadamkan api tersebut sekitar pukul 08.20.
Kedua insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat memasak, terutama saat menggunakan tungku atau kompor. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan menimbulkan kerugian materi yang signifikan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kasus Bunuh Diri di Malang Meningkat Tajam, Penyebabnya Mulai Utang Hingga Depresi
-
Duhh! Angka Kasus Curanmor di Malang Meningkat, Begini Kata Polisi
-
Balap Liar di Jalibar Malang Makin Merajalela, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan
-
Viral Video Malang Gaya Bebas, Polisi Turun Tangan Periksa 6 Saksi
-
Akibat Ulahnya di Kantor Satpas Singosari Malang, Warga Turen Terancam 6 Tahun Penjara
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Alasan Program RT Berkelas Kota Malang Belum Bergulir
-
BRI KKB: Kredit Mobil dan EV Makin Mudah, Cukup Lewat BRImo dengan Cicilan Stabil
-
BRI Imlek Prosperity 2026: Strategi Finansial Baru Sambut Tahun Kuda Api
-
Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Wisata Malang hingga Kota Batu Dipastikan Aman dan Nyaman
-
Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI Ramadan