BBM Kota Malang Dijamin Aman Jelang Lebaran 2026, Polisi Minta Warga Tak Panik!

Polres Kota Malang memastikan BBM Kota Malang dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Riki Chandra
Senin, 09 Maret 2026 | 21:25 WIB
BBM Kota Malang Dijamin Aman  Jelang Lebaran 2026, Polisi Minta Warga Tak Panik!
Ilustrasi sejumlah warga mengisi BBM di SPBU. [Dok Pertamina]
Baca 10 detik
  • Stok BBM Kota Malang dipastikan aman jelang Lebaran 2026.
  • Polisi ingatkan warga tidak panic buying akibat isu global.
  • Distribusi BBM Pertamina di Jawa Timur berjalan lancar tanpa kendala.

SuaraMalang.id - Polres Kota Malang memastikan BBM Kota Malang dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Kepastian ini disampaikan setelah pihak kepolisian bersama pemerintah daerah melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak di wilayah tersebut.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan BBM Kota Malang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi dan stok tetap terkendali.

"Kami sudah bekerja sama dengan Pemkot Kota Malang untuk memantau stok (BBM) yang dihitung aman dan masyarakat tidak perlu kekhawatiran," kata Putu, Senin (9/3/2026).

Isu kelangkaan bahan bakar sebelumnya memicu fenomena panic buying di beberapa daerah. Kondisi tersebut berkembang setelah muncul kabar gangguan pasokan energi akibat konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Namun demikian, aparat memastikan kondisi BBM Kota Malang tetap stabil dan tidak terdampak isu tersebut.

Putu kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang belum tentu benar dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

"Jangan sampai panic buying karena memicu situasi yang tidak terkendali," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pemantauan terhadap ketersediaan energi dilakukan sesuai arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan energi dan mencegah keresahan di tengah masyarakat.

Menurut Wahyu, hasil pemantauan menunjukkan stok BBM Kota Malang dalam kondisi aman. Selain itu, ketersediaan elpiji juga dinyatakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Tolong disampaikan kepada masyarakat semuanya masih aman. Kemudian untuk bahan pokok kami sudah menyiapkan intervensi apabila ada kenaikan yang tidak wajar," kata Wahyu.

Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga wilayah Jatimbalinus menyatakan ketahanan energi di Jawa Timur masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.

Distribusi bahan bakar ke seluruh lembaga penyalur di wilayah tersebut juga disebut berjalan normal tanpa kendala berarti. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang karena pasokan BBM Kota Malang dipastikan aman hingga periode Lebaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak