Uji Coba Parkir Baru di Kayutangan Malang, Gratis Mulai 23 Desember

Hampir seluruh titik strategis akan mengalami peningkatan kepadatan, terutama Kayutangan yang menjadi pusat perhatian kami, tambahnya.

Bernadette Sariyem
Selasa, 17 Desember 2024 | 21:10 WIB
Uji Coba Parkir Baru di Kayutangan Malang, Gratis Mulai 23 Desember
Kawasan Kayutangan Heritage yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Malang, Jawa Timur. [ANTARA/Vicki Febrianto]

SuaraMalang.id - Sejumlah titik di Kota Malang diprediksi akan mengalami kepadatan lalu lintas selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyebut peningkatan arus kendaraan menjadi perhatian serius, terutama di jalur utama dan kawasan wisata.

“Peningkatan jumlah kendaraan diprediksi naik 2,85 persen. Ada sekitar 110 juta pergerakan kendaraan yang diprediksi Kemenhub RI selama libur Nataru,” ujar Widjaja Saleh Putra, Selasa (17/12/2024).

Titik-Titik Rawan Macet di Kota Malang

Baca Juga:Waspada Copet! Kayutangan Heritage Malang Jadi Sorotan, Keamanan Dipertanyakan

Dishub Kota Malang memetakan sejumlah titik strategis yang diperkirakan mengalami kepadatan kendaraan, di antaranya:

  • Pintu Tol Malang di kawasan Madyopuro.
  • Jalan Ahmad Yani.
  • Pertigaan Jalan MT Haryono, jalur penghubung ke Kota Batu.
  • Perlimaan Jalan Saxophone sebagai jalur alternatif.
  • Pertigaan Kacuk.
  • Kawasan Jalan Basuki Rahmat atau koridor Kayutangan.

“Hampir seluruh titik strategis akan mengalami peningkatan kepadatan, terutama Kayutangan yang menjadi pusat perhatian kami,” tambahnya.

Penataan Parkir di Kawasan Kayutangan

Untuk mengatasi kemacetan di kawasan Jl. Basuki Rahmat (Kayutangan), Dishub Kota Malang akan melakukan uji coba penataan parkir mulai 23 Desember 2024.

Penataan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan yang sering terjadi akibat sulitnya menemukan tempat parkir, terutama bagi kendaraan roda empat.

Baca Juga:Parkir di Malang Go Digital: Bayar Pakai QRIS, Target PAD Rp17 Miliar

Secara teknis:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini