Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang

Sebanyak 18 siswa kelas 4 SDN 2 Klepu, Kabupaten Malang, terpaksa belajar di ruang kelas yang nyaris ambruk.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:29 WIB
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
Sebanyak 18 siswa kelas 4 SDN 2 Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 18 siswa kelas 4 SDN 2 Klepu, Kabupaten Malang, terpaksa belajar di ruang kelas yang nyaris ambruk.
  • Struktur atap ruang kelas yang lapuh hanya disangga bilah bambu sehingga membahayakan keselamatan seluruh siswa saat belajar.
  • Para siswa dan guru mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan ruang kelas yang rusak parah demi keamanan kegiatan belajar.

SuaraMalang.id - Di sebuah sudut Kabupaten Malang, tepatnya di kelas 4 SDN 2 Klepu, belajar bukan lagi sekadar aktivitas mengejar ilmu, melainkan sebuah pertaruhan nyawa.

Sebanyak 18 siswa di sana setiap hari harus duduk bersila di bawah ancaman material bangunan yang bisa runtuh kapan saja.

Pemandangan di dalam kelas itu jauh dari kata layak. Kayu penyangga plafon yang seharusnya kokoh kini telah lapuh dimakan usia.

Alih-alih beton atau kayu jati, penyangga utama atap mereka kini hanyalah bilah-bilah bambu yang dipasang seadanya. Di atas kepala mereka, lembaran asbes mulai retak dan berjatuhan, seolah menghitung mundur waktu menuju bencana.

Baca Juga:Polresta Malang Kota Bongkar 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan DPO

Bagi Vera Dhanisa Anjellina, salah satu siswi kelas 4, konsentrasi belajar adalah kemewahan yang sulit didapat. Matanya sering kali tak tertuju pada papan tulis, melainkan melirik ke langit-langit gedung yang menganga.

"Saya khawatir asbes ini jatuh pada saat jam belajar," ungkap Vera, Jumat (17/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Rasa cemas itu bukan tanpa alasan. Setiap derit kayu atau embusan angin kencang membuat jantung para siswa berdegup kencang. Mereka tak lagi hanya membawa buku dan pensil, tapi juga rasa was-was yang menghantui setiap detik proses belajar mengajar.

Keadaan yang sudah di ujung tanduk ini memicu keberanian para siswa untuk bersuara. Secara serempak, dengan suara mungil yang bergetar namun tegas, mereka mengirimkan pesan terbuka kepada para pemangku kebijakan.

"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kami murid kelas 4 SDN 2 Klepu. Yang terhormat Bapak Bupati Malang, Bapak Lurah, Bapak Camat, Bapak Kepala Dinas Pendidikan. Tolong perbaiki ruang kelas kami karena rusak parah dan tidak layak digunakan untuk belajar," ucap mereka serempak.

Baca Juga:109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

Wali Kelas 4, Holland Silaen, menyebut kondisi sekolahnya kini sudah masuk kategori darurat. Ia mengakui tak punya pilihan selain tetap menggunakan ruang kelas tersebut karena ketiadaan ruang pengganti.

Namun, ia sadar betul bahwa keselamatan anak didiknya sedang berada di ujung tanduk, terutama saat awan mendung mulai menggelayut.

"Yang kami khawatirkan jika masuk musim penghujan nanti. Hal ini sangat berbahaya dan mengancam keselamatan, mental, dan pola pikir anak-anak serta guru," jelas Holland.

Sebagai langkah darurat, pihak sekolah mulai menjalin komunikasi dengan warga sekitar. Rencananya, jika hujan mulai turun dan kondisi kelas semakin tak terkendali, kegiatan belajar akan mengungsi ke rumah-rumah warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak