12 Jembatan Rusak di Malang Selatan, DPRD Didesak Setujui Anggaran Rp20 Miliar

Namun, untuk merealisasikan proyek perbaikan ini, diperlukan pergeseran anggaran yang harus disetujui oleh DPRD Kabupaten Malang.

Bernadette Sariyem
Kamis, 05 Desember 2024 | 19:22 WIB
12 Jembatan Rusak di Malang Selatan, DPRD Didesak Setujui Anggaran Rp20 Miliar
Ilustarsi jembatan rusak.

SuaraMalang.id - Bupati Malang, HM Sanusi, mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk memperbaiki 12 jembatan yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di wilayah Malang Selatan.

Pengumuman ini disampaikan saat melanjutkan peninjauan ke lokasi terdampak bencana, Selasa (3/12/2024).

"Kami meninjau titik-titik terdampak banjir untuk penanganan lebih lanjut. Mulai dari Kecamatan Donomulyo, Gedangan, Bantur hingga Sendang Biru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan," ujar Sanusi saat ditemui di Kecamatan Kalipare.

Anggaran Akan Digunakan pada 2025

Baca Juga:Wisata Malang Makin Mudah! Skytrain Bakal Hubungkan Batu-Malang-Kepanjen

Sanusi menjelaskan, anggaran tersebut akan dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang pada tahun 2025.

Namun, untuk merealisasikan proyek perbaikan ini, diperlukan pergeseran anggaran yang harus disetujui oleh DPRD Kabupaten Malang.

"Anggaran Rp 20 miliar ini harus melalui perencanaan dan pergeseran APBD. Kami harap DPRD dapat menyetujui sehingga perbaikan dapat dimulai pada Februari 2025," ungkap Sanusi.

Koordinasi dengan DPRD

Sanusi telah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Alayk Mubarrok, yang menyatakan kesiapan membahas pergeseran anggaran. Sanusi optimis proyek ini akan mendapatkan dukungan penuh mengingat sifatnya yang darurat.

Baca Juga:Angin Kencang Terjang Malang, 7 Rumah Rusak, Warga Mengungsi

"Kalau tidak disetujui, perbaikan bisa tertunda hingga 2026. Karena itu, koordinasi intensif sedang kami lakukan untuk mencari solusi terbaik," tambahnya.

Dampak Bencana yang Meluas

Bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak Kamis (28/11/2024) telah berdampak pada beberapa kecamatan, termasuk Sumawe, Bantur, Pagak, Kalipare, Donomulyo, dan Gedangan. Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir besar, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, sebanyak 12 jembatan rusak parah, memaksa warga menggunakan jembatan darurat untuk aktivitas sehari-hari.

Langkah Cepat dan Tepat

Sanusi menegaskan pentingnya perbaikan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat yang terdampak. "Warga saat ini terpaksa menggunakan jembatan darurat. Kami ingin perbaikan ini segera dilaksanakan agar aktivitas masyarakat kembali normal," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak