Sorotan Kemarin, ODGJ Ngamuk Keluyuran Bawa Celurit di Pasuruan sampai Kakek Tewas Dalam Kebakaran Rumahnya

Sejumlah peristiwa menjadi sorotan kemarin di kawasan Malang Raya, Selasa (27/09/2022). Mulai dari heboh ODGJ Pasuruan yang mengamuk dan keluyuran bawa celurit.

Muhammad Taufiq
Rabu, 28 September 2022 | 08:05 WIB
Sorotan Kemarin, ODGJ Ngamuk Keluyuran Bawa Celurit di Pasuruan sampai Kakek Tewas Dalam Kebakaran Rumahnya
Orang dengan gangguan jiwa mengamuk di Desa Tambeng, Pasuruan, Selasa (27/9/2022). [dok. Beritajatim]

SuaraMalang.id - Sejumlah peristiwa menjadi sorotan kemarin di kawasan Malang Raya, Selasa (27/09/2022). Mulai dari heboh ODGJ Pasuruan yang mengamuk dan keluyuran bawa celurit.

Selain itu, peristiwa lain terjadi di Malang. Kebakaran hebat melanda sebuah rumah hingga menyebabkan seorang kakek meninggal dunia. Selain itu, masih ada sejumlah peristiwa yang ramai kemarin:

1. Mahasiswa Pasuruan hilang di Bukit Krapyak Mojokerto ditemukan

Mahasiswa asal Pasuruan yang hilang di Bukit Krapyak Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto kurang lebih dua pekan lalu akhirnya ditemukan. Namun kondisinya sudah tidak bernyawa.

Baca Juga:Sebelum Tewas, Diduga Mahasiswa Pasuruan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Tersesat Lalu Jatuh ke Jurang

Pendaki bernama Raffi Dimas Baddar itu ditemukan di dasar air terjun sungai yang sudah mengering. Lokasinya juga sangat curam sehingga dibutuhkan waktu tidak sebentar untuk mengevakuasi jenazah korban.

Seperti dijelaskan Komandan Basarnas Surabaya Octavino, Selasa (27/9/2022), Tim SAR dari berbagai element sudah menuju ke lokasi tempat jasad Dimas ditemukan.

Rencananya, tim SAR akan mengevakuasi jasad Dimas. Proses evakuasi diperkirakan memerlukan waktu yang cukup lama, karena kondisi medan yang curam dan sulit.

2. ODGJ keluyuran bawa celurit bikin takut warga Pasuruan

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) keluyuran bawa celurit bikin gaduh warga Desa Tambeng Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ).

Baca Juga:Dimas Ditemukan Tewas, Evakuasi dari Bukit Krapyak Bakal Lama Sebab Medannya Sulit

Orang gila dengan nama Thoriq ini dikabarkan mengamuk hingga membuat keluarganya mengungsi. Ia uring-uringan sambil membawa celurit. Hal ini membuat warga setempat ketakutan.

Seperti dituturkan warga setempat bernama Solikin, keluarga korban bahkan sudah mengungsi sebab merasa terancam. Thoriq, kata Solikin, sudah lima bulan kondisinya kurang waras seperti itu.

"Kalau akibatnya saya kurang tahu, yang jelas keluarganya saat ini mengungsi. Sempat ada ancaman juga kekeluarga yang mengakibatkan semua keluarganya mengungsi," kata Solikin dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (27/9/2022).

3. Modifikasi motor siswa SMK Bondowoso, dari BBM ke BBG

Modifikasi menarik dilakukan siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur ( Jatim ).

Inovasi ini semangatnya agar tidak mengantre di tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Para siswa ini berhasil memodivikasi sepeda motor yang semula mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) elpiji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak