Harga BBM Melonjak, Warga Blitar Serbu Bahan Bakar Alternatif dari Limbah Plastik

Menurut Muryani, dalam sehari dia memproduksi BBM dari limbah plastik. Terlebih lima hari belakangan ini pesanan sangat banyak.

Galih Priatmojo
Jum'at, 16 September 2022 | 09:20 WIB
Harga BBM Melonjak, Warga Blitar Serbu Bahan Bakar Alternatif dari Limbah Plastik
Warga serbu produsen bahan bakar alternatif dari limbah plastik di Blitar seiring kenaikan harga bbm. [satukanal.com]

SuaraMalang.id - Seiring dengan adanya kenaikan harga BBM, peminat bahan bakar alternatif di Blitar kini melonjak. Hal ini terlihat dari bahan bakar dari limbah plastik produksi Muryani warga Desa Beru, Wlingi, Blitar yang saat ini kebanjiran pesanan.

Muryani mengatakan, setelah ada kenaikan harga BBM, banyak masyarakat yang datang memesan BBM premium dan solar. Pasalnya harga BBM premium hasil pengolahan limbah plastik milik Muryani lebih murah dibanding pertalite.

“Kalau premium saya patok Rp8.000, sedangkan pertalite di SPBU Rp10.000, jadi banyak warga yang pesan,” kata Muryadi, seperti dikutip dari Satukanal.com.

Menurut Muryani, dalam sehari dia memproduksi BBM dari limbah plastik. Terlebih lima hari belakangan ini pesanan sangat banyak.

Baca Juga:Warung Makan Gratis di Blitar Viral, Pedagangnya Banjir Pujian

“Untuk pengolahan sehari bisa dapat 20 liter premium, sedangkan solar bisa 25 liter per hari,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, sejak adanya kenaikan BBM, Muryani mengaku mendapatkan keuntungan yang signifikan.

“Biasanya hanya terjual lima sampai sepuluh liter, jika diuangkan hanya sekitar Rp100.000 per hari. Namun setelah BBM naik bisa jual 25 liter per hari, artinya setiap harinya bisa mendapatkan keuntungan Rp300.000 ribu per hari,” aku Muryani.

Terkait dengan bahan baku limbah plastik, Muryani mengaku tidak ada masalah. Sebab, banyak warga yang memberi dan banyak limbah dari sampah.

Untuk diketahui, ilmu mengubah sampah plastik menjadi BBM itu didapat Muryani dari sang ayah, yang menerangkan bahwa semua plastik mengandung gas.

Baca Juga:Hujan Gol di Blitar, Pertahanan Persiba Balikpapan Jadi Sorotan

Dari sanalah, pria paruh baya tamatan SD tersebut bereksperimen membuat alat untuk menyuling gas yang dihasilkan dari plastik menjadi BBM.

“Kalau awalnya saya tahun 2009 lalu setelah berkali-kali gagal. Alat ini bekerja sesuai yang saya harapkan, bisa mendaur ulang sampah plastik jadi tiga jenis bahan bakar,” klaim Muryani.

Untuk menghasilkan BBM alternatif, awalnya Muryani harus memilah sampah plastik yang bening atau tidak berwarna. Sampah plastik itu kemudian dijemur sampai kering.

Sampah plastik yang kering lalu dimasukkan ke sebuah destilator berkapasitas 10 kilogram hasil rakitannya.

Dari 10 kilogram plastik, 60 persen di antaranya disuling menjadi solar, 25 persen menjadi premium, dan 15 persen disuling menjadi minyak tanah.

Proses penyulingan ini membutuhkan waktu empat jam dengan suhu panas 200 derajat selsius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini