Warga Bondowoso Terinfeksi Leptospirosis, Dinkes Periksa Tikus

Jayadi, salah seorang warga yang diduga terinfeksi mengaku, awalnya hanya merasakan tubuh panas dan lemas saja.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 07:00 WIB
Warga Bondowoso Terinfeksi Leptospirosis, Dinkes Periksa Tikus
Ilustrasi virus Leptospirosis. (Freepik)

"Tapi harus dilakukan dengan waktu yang cepat. Kalau terlambat bisa menyebabkan kematian. Karena gagal ginjal," tegasnya.

Pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah mengendalikan tikus, atau hewan yang diduga terkena bakteri Leptospira interrogans, seperti yang dilakukan di Desa Tarum. 

Mereka menangkap dan membedah tikus untuk diambil ginjalnya, serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Pemeriksaan kurang lebih tiga sampai empat hari," paparnya.

Baca Juga:Terdeteksi di New York, Begini Gejala Virus Polio yang Bisa Sebabkan Kelumpuhan

Ada beberapa gejala orang yang terinfeksi leptospirosis. Secara umum diantaranya mengalami panas, pusing, mual dan lain sebagainya. Kemudian nyeri betis dan tubuh menguning, seperti terkena penyakit hepatitis.

"Kemudian gejala paling parah adalah kegagalan ginjal. Hingga menyebabkan kematian. Terakhir itu sudah," paparnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini