Semenjak viral, Ipuk mengaku mendapat laporan bila Mbah Waras merupakan warga yang rutin memperoleh bantuan sosial pemerintah.
Ipuk juga mendengar kalau Mbah Waras sudah rutin mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh petugas puskesmas.
Namun setelah melihat kondisi Mbah Waras masih sangat tidak layak, Ipuk pun dibuat kecewa.
"Berarti bantuannya hanya sekadar saja, hanya sekedar memberi bantuan melaksanakan tugas setelahnya selesai. Tidak melihat latar belakang bapak itu bagaimana," ujar Ipuk.
Setelah viralnya video Mbah Waras, Bupati Ipuk mengaku sudah tidak lagi percaya kondisi masyarakat yang baik-baik saja saat ia kunjungan ke desa-desa.
"Saya yakin ada pak waras, pak waras lain, saya yakin saya yakin ada," tegas Ipuk.
Ipuk meminta jajarannya untuk lebih serius lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ipuk meminta perangkat daerah yang ada wilayah untuk turun lapang berkoordinasi mencari masyarakat kurang mampu.
"Saya tidak meminta bapak ibu merogoh uang pribadi, pemerintah punya anggaran, yang saya minta koordinasi bagaimana informasi ini bisa sampai ke kami. Sinergi dengan kepala desa, tokoh masyarakat cek di wilayah bapak ibu masing-masing," pintanya.
Kondisi Waras memang memprihatinkan. Ia tak lagi mampu bergerak, mengharuskan dia berak dan kencing di kasur yang ia tiduri. Ia sendiri tidak pernah mandi karena tidak ada yang merawat.
Baca Juga:Sering Dikira Pasangan Sesama Jenis, Suami Istri Ini Selalu Bawa Buku Nikah
Untuk makan Mbah Waras hanya mengandalkan belas kasih tetangganya.