facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keluarga di Malang Termakan Hoaks Kabar Putrinya Jadi Korban Perdagangan Manusia, Kades: Sudah Minta Maaf dan Damai

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 20 Mei 2022 | 18:40 WIB

Keluarga di Malang Termakan Hoaks Kabar Putrinya Jadi Korban Perdagangan Manusia, Kades: Sudah Minta Maaf dan Damai
Kasus hoaks gadis Malang korban perdagangan manusia berakhir damai. [Beriajatim.com]

Sebelumnya, NA dilaporkan hilang dugaan human trafficking atau perdagangan manusia.

SuaraMalang.id - Gadis berinisial NA (17) asal Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ditemukan di Surabaya, Jawa Timur. Sebelumnya, NA dilaporkan hilang dugaan human trafficking atau perdagangan manusia.

Keberadaan NA tak diketahui dan keluarga melaporkan kejadian tersebut sejak Jumat (13/5/2022) pekan lalu. Namun, pada Kamis (19/5/2022) NA ditemukan di rumah majikannya Jalan Bratajaya, Surabaya.

Kepala Desa Ringinkembar, Subaidi menjelaskan, kejadian ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Keberadaan NA ternyata murni bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).

“Lia dipekerjakan murni sebagai ART. Bukan seperti dugaan negatif yang sempat diunggah di medsos oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Itu sama sekali tidak benar,” ujar Subaidi mengutip dari Beritajatim.com, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga: Catat, Ker..! 47 Cagar Budaya di Kota Malang Ini Sudah Ditetapkan Sebagai Warisan Sejarah

Berdasar keterangan dari NA, lanjut Subaidi, selema bekerja tidak ada kendala, bahkan cepat beradaptasi dan betah. NA bertugas merawat seorang nenek yang belakangan diketahui sebagai mertua Harman, seseorang yang mendatangi langsung rumah NA di Malang dan menawarkan pekerjaan.

Keluarga NA disinyalir termakan hoaks alias kabar bohong terkait perdagangan manusia. Subaidi meminta keluarga NA meminta maaf kepada majikan putrinya tersebut.

“Intinya kami sarankan Nasihin untuk meminta maaf kepada majikan Lia. Akhirnya, itupun sudah dilakukan, termasuk membuat pernyataan damai antara dua pihak dengan disaksikan oleh beberapa aparat kepolisian Polres Malang,” pungkas Subaidi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait