-
Video klaim pembajakan pesawat AS viral di TikTok.
-
Pemeriksaan fakta menemukan indikasi kuat rekayasa AI.
-
Tidak ada bukti kredibel pembajakan pesawat saat badai salju.
SuaraMalang.id - Isu pembajakan pesawat Amerika Serikat (AS) saat badai salju ramai beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Sebuah video yang diklaim memperlihatkan detik-detik pesawat Amerika Serikat hilang kendali dan dibajak saat badai salju disebut-sebut sebagai peristiwa nyata berskala internasional.
Video tersebut diunggah akun TikTok “aliamin1605” pada Sabtu (31/1/2026). Dalam unggahan itu terlihat sebuah pesawat terbang berputar-putar di udara, seolah mengalami gangguan serius.
Narasi yang menyertai video menyebutkan, “Detik-detik pembajakan pesawat Amerika” serta klaim “Breaking News, NATO murka bajak pesawat Amerika disaat badai salju.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan satu pun sumber kredibel yang membenarkah peristiwa itu. Hal itu dicarai dengan memasukkan kata kunci “pembajakan pesawat AS oleh NATO disaat badai salju".
Dari hasil, video itu menunjukkan sejumlah kejanggalan visual. Terlihat perubahan bentuk mobil setelah berbenturan dengan badan pesawat, serta keberadaan seorang marshaller atau petugas ground handling yang tiba-tiba menghilang. Indikasi ini mengarah pada dugaan kuat penggunaan teknologi rekayasa AI dalam pembuatan video.
Untuk memastikannya, tim Cek Fakta memasukkan video tersebut ke alat pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation. Hasil analisis menyatakan video itu merupakan hasil rekayasa AI dengan tingkat probabilitas mencapai 80,2 persen. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa klaim pembajakan pesawat AS saat badai salju tidak berdasar fakta.
Berdasarkan penelusuran yang merujuk pada laporan metrotvnews.com, memang benar Amerika Serikat sempat dilanda badai salju ekstrem. Hingga Selasa (27/1/2026), sedikitnya 38 orang di 14 negara bagian AS dilaporkan meninggal dunia akibat cuaca ekstrem tersebut. Namun, tidak ada laporan resmi terkait pembajakan pesawat dalam peristiwa itu.
Kesimpulan
Video yang diklaim memperlihatkan pembajakan pesawat AS saat badai salju merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas 80,2 persen. Klaim tersebut tergolong konten palsu atau fabricated content alias hoaks.