7 Fakta Gus Idris Diduga Lecehkan Model Perempuan, Modus Syuting Konten Horor

Beredar di media sosial Gus Idris Al Marbawi diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang model perempuan saat proses syuting konten horor.

Riki Chandra
Selasa, 03 Februari 2026 | 19:49 WIB
7 Fakta Gus Idris Diduga Lecehkan Model Perempuan, Modus Syuting Konten Horor
Gus Idris. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dugaan pelecehan seksual terjadi saat syuting konten horor sumpah pocong.
  • Korban mengaku ditekan secara psikis melalui ritual dan ramalan.
  • Kasus Gus Idris Al Marbawi viral dan belum terkonfirmasi polisi.

SuaraMalang.id - Beredar di media sosial Gus Idris Al Marbawi diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang model perempuan saat proses syuting konten horor.

Dugaan pelecehan seksual itu terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Thoriqul Jannah, Malang, Jawa Timur (Jatim), yang diasuh oleh Gus Idris Al Marbawi.

Kasus yang menyeret nama Gus Idris Al Marbawi ini mencuat setelah korban mengunggah pengalamannya melalui akun Instagram pribadi @sovinovitav. Potongan-potongan pengalaman itu pun menyebar di X.

Dalam unggahan tersebut, korban mengaku awalnya hanya menerima tawaran pekerjaan sebagai model untuk syuting konten YouTube bertema sumpah pocong.

Menurut penuturan korban, setelah syuting di sejumlah lokasi, ia kembali ke area pondok pesantren. Di tempat itulah, Gus Idris Al Marbawi diduga melakukan rangkaian tindakan yang mengarah pada dugaan pelecehan seksual dengan dalih ritual spiritual.

Berikut fakta-faktanya.

1. Korban Direkrut untuk Syuting Konten Horor

Peristiwa bermula ketika korban mendapat tawaran pekerjaan sebagai model untuk konten horor. Tawaran tersebut disampaikan tanpa menjelaskan adanya ritual pribadi atau aktivitas lain di luar proses pengambilan gambar.

Korban menyebut dirinya datang dengan niat profesional sebagai model. Tidak ada kecurigaan awal karena pekerjaan tersebut diklaim sebagai bagian dari produksi konten YouTube.

2. Lokasi Dugaan Pelecehan Terjadi di Pondok Pesantren

Setelah proses syuting di beberapa tempat, korban dibawa kembali ke pondok pesantren. Di lokasi inilah, dugaan pelecehan seksual disebut terjadi.

Korban mengaku situasi pondok yang tertutup membuatnya tidak memiliki ruang untuk menolak atau meminta bantuan secara langsung.

3. Korban Dipanggil Asisten Saat Istirahat

"Pas istirahat, aku dipanggil sama asistennya," tulis korban. Pemanggilan itu disebut dilakukan secara terpisah dari kru lainnya.

Dalam percakapan tersebut, pembahasan mulai mengarah ke urusan pribadi dan imbalan uang, yang membuat korban merasa tidak nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak