Selain Malang dan Surabaya, Kasus Prostitusi Online Pakai Aplikasi Michat Juga Marak di Ngawi

Kasus prostitusi online menggunakan aplikasi Michat memang marak akhir-akhir ini. Tak hanya di kota-kota besar seperti di Surabaya dan Malang, bahkan di Ngawi ternyata banyak.

Muhammad Taufiq
Rabu, 23 Maret 2022 | 20:47 WIB
Selain Malang dan Surabaya, Kasus Prostitusi Online Pakai Aplikasi Michat Juga Marak di Ngawi
Ilustrasi prostitusi online. [Istimewa]

SuaraMalang.id - Kasus prostitusi online menggunakan aplikasi Michat memang marak akhir-akhir ini. Tak hanya di kota-kota besar seperti di Surabaya dan Malang, bahkan di Ngawi ternyata banyak.

Para pelaku Open Boking Online (Open BO) ini dalam menggaet para pelanggannya biasanya menggunakan aplikasi bernama Michat. Di situ pelaku bisa menawarkan harga dan mengunggah foto.

Salah seorang pengguna Michat asal Ngawi kota berinisial ZA mengaku sering menggunakan jasa prostitusi online melalui aplikasi Michat.

Selain mudah dalam bertransaksi, penjual jasa esek-esek melalui Michat dikatakan ZA sangat murah, yakni Rp 300 ribu sekali kencan sudah termasuk hotel.

"Jika open BO mereka menulis di deskripsi, dari harga hingga foto bisa dilihat langsung. Jarak lokasi pun bisa diketahui. Rata-rata harga yang mereka tawarkan Rp 300 ribu sudah termasuk hotel," ujar ZA seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Rabu (23/03/2022).

Baca Juga:Polisi Kawal Pemkot Malang Berantas Prostitusi Online

Menurut ZA dengan menggunakan aplikasi Michat memang cukup mudah memenuhi kebutuhan jasmani para lelaki, hanya dengan membuka aplikasi kemudian menemukan foto cantik bisa langsung diboking.

ZA pun menjelaskan, jasa esek-esek melalui medsos juga tidak sedikit yang ternyata dimanfaatkan untuk penipuan, biasanya ketika deal pelaku meminta uang muka atau DP.

"Biasanya ada yang menipu, ketika deal pelaku meminta uang muka melalui transfer, ketika sudah ditransfer nomor kita diblokir. Jadi kalau menggunakan jasa itu saya cari deskripsi yang bayar di tempat atau Cash," katanya.

ZA menambahkan, fenomena prostitusi online menggunakan medsos sudah tidak asing lagi di Ngawi, ZA menerangkan aplikasi tersebut kini banyak digunakan oleh para lelaki hidung belang.

"Prostitusi online menggunakan Michat sudah marak di Ngawi. Pernah saya tanya ke pelaku open BO, di Ngawi dalam sehari 5 hingga 8 tamu atau pria hidung belang yang dia layani," ujarnya.

"Pelaku open BO mengaku berasal dari Jawa Tengah, datang ke Ngawi bersama teman-temannya yang berprofesi sama, dan berpindah-pindah lokasi dari hotel ke hotel dengan berbeda daerah," katanya menegaskan.

Baca Juga:Bukan Cuma Minyak Goreng, Harga Sembako di Ngawi Mulai Naik Jelang Ramadan Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini