Covid-19 di Kota Malang Melonjak, Dinkes: Sumbernya Klaster Keluarga dan Pendidikan

"Kasus naik karena ada sumbernya, karena klaster."

Eleonora PEW
Senin, 24 Januari 2022 | 18:39 WIB
Covid-19 di Kota Malang Melonjak, Dinkes: Sumbernya Klaster Keluarga dan Pendidikan
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Ia menambahkan, dari adanya dua kasus omicron tersebut, Dinas Kesehatan Kota Malang telah melakukan pelacakan kepada kurang lebih 26 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif.

"Kami lakukan pelacakan untuk 12 orang pada kasus satu, dan satu lainnya 14 orang. Semuanya negatif," ujarnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan dalam upaya meminimalkan risiko penyebaran virus corona. Disiplin menerapkan protokol kesehatan merupakan salah satu cara efektif untuk menekan penyebaran COVID-19.

Selain itu, lanjutnya, pelaksanaan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menangani penyebaran COVID-19. Bagi warga Kota Malang yang belum mendapatkan suntikan vaksin, diharapkan bisa segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga:33 Sampel di DIY Diperiksa sebagai Upaya Waspadai Omicron, Begini Hasilnya

"Untuk mencegah penyebaran adalah dengan protokol kesehatan dan vaksinasi. Keduanya adalah langkah pencegahan utama," katanya.

Di Kota Malang, hingga 24 Januari 2022, secara keseluruhan ada sebanyak 15.758 kasus konfirmasi positif COVID-19, dengan kasus aktif tercatat 97 kasus. Dari total tersebut, sebanyak 14.528 orang dilaporkan telah sembuh, 1.133 orang dinyatakan meninggal dunia. [ANTARA]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini