facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Febri Dipukul dan Diancam Pakai Senjata Tajam saat Nonton Voli, Polisi Turun Tangan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 13 Januari 2022 | 19:54 WIB

Febri Dipukul dan Diancam Pakai Senjata Tajam saat Nonton Voli, Polisi Turun Tangan
Ilustrasi penganiayaan, korban penganiayaan --Febri Dipukul dan Diancam Pakai Senjata Tajam saat Nonton Voli, Polisi Turun Tangan. [Envato Elements]

Febri Wiantono (21) diancam menggunakan senjata tajam jenis celurit saat menonton pertandingan voli di Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

SuaraMalang.id - Febri Wiantono (21) diancam menggunakan senjata tajam jenis celurit saat menonton pertandingan voli di Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (12/1/2022) pukul 23.30 WIB. Kasus itu kini ditangani kepolisian setempat.

Febri menuturkan, kronologis berawal saat pertandingan voli berlangsung, Ia mendadak dihampiri penyiar pertandingan berinisial H (45).

"Tiba-tiba usai kami berteriak mengikuti jalannya pertandingan, penyiar itu datang dan memukul dada saya. Sampai saya merasa sesak," kata Febri seperti diberitakan Suarajatimpost.com --jejaring media Suara.com, Kamis (13/1/2021).

Akibat peristiwa itu, pertandingan voli sempat dihentikan. Febri yang kebingungan kemudian menanyakan maksud pelaku memukulnya. Namun, H justru kian beringas dengan mengambil celurit dan mengacungkannya ke arah Febri. Sementara diduga dua rekan H juga turut mengacungkan celurit pada korban. 

Baca Juga: Kejam! Pria Banyuwangi Hajar Bocah Lalu Sodomi, Keluarga Korban Marah Besar

"Warga yang ada di sana langsung memegangi pelaku dan melerai," ungkap Febri.

Kekinian, Febri telah melaporkan resmi peristiwa yang dialaminya ke aparat penegak hukum.

"Sudah saya laporkan. Total ada tiga orang," pungkas Febri.

Terpisah, Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar mengatakan, laporan dari korban dugaan pengancaman dan penganiayaan itu telah diterimanya.

"Benar, langsung kita tangani sesuai SOP. Saksi-saksi semuanya sudah dimintai keterangan, prosesnya bagaimana nanti, kita gelarkan. Saat ini masih pengembangan penyelidikan," tutup Jabbar.

Baca Juga: Ini Tampang 8 Predator Anak yang Dibekuk di Banyuwangi, Motifnya Beragam

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait