alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tabung Oksigen di Kota Malang Mulai Langka, Imbas Lonjakan Covid-19?

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 01 Juli 2021 | 15:56 WIB

Tabung Oksigen di Kota Malang Mulai Langka, Imbas Lonjakan Covid-19?
Aktivitas mengisi ulang tabung oksigen di Wiranotono Gas UD. Malang, Kota Malang, Kamis (1/7/2021). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Persediaan tabung oksigen di Kota Malang mulai langka. Diduga imbas dari lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.

SuaraMalang.id - Persediaan tabung oksigen di Kota Malang mulai langka. Diduga imbas dari lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.

Hal itu seperti yang dialami penjual tabung oksigen Wiranoto Gas UD.
Malang.

Pemilik Wiranotono Gas UD. Malang Tjandra Atjunita Wirantono mengatakan, stok tabung oksigen untuk volume satu meter kubik telah habis. Bahkan, toko beralamat di Jalan Aries Munandar No 27 Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen itu pun tidak menyediakan penjualan tabung oksigen.

"Terakhir kami jual itu minggu lalu. Ada stok 25 dan sudah ludes dalam sehari. Nah saat ini kami tidak menyediakan stoknya lagi," kata Tjandra dikonfirmasi SuaraMalang.id, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: Kota Malang Masuk Level 4 Pengetatan Aktivitas PPKM Darurat, Begini Detail Aturannya

Tjandra memutuskan tidak menstok tabung oksigen lantaran pemasok menaikkan harga.

"Saya tidak stok lagi karena saat ini harganya dari suppliernya itu mahal. Kemarin sekitar dua minggu lalu itu Rp 450 ribu sekarang ini bisa Rp 650 ribu satu tabung. Dan saat ini bisa mahal lagi. Padahal sebelumnya sudah teken kontrak dengan supplier dan setuju dengan harga Rp 450 ribu tapi ya gak tau kok bisa mahal. Ya karena harganya masih tidak jelas itu saya tidak menyetok," urainya.

Tjandra mengaku banyak warga yang memesan tabung oksigen, beberapa hari ini. Bahkan, sehari bisa menerima lebih dari sepuluh pesanan.

"Kalau saya jualnya itu bisa sekitar Rp 750 ribu untuk tabungnya dan regulatornya Rp 450 ribu. Jadi ya satu set itu bisa Rp 1,2 juta an begitu," ujarnya.

Karena tidak menyediakan stok tabung oksigen, Tjandra hanya melayani isi ulang oksigen saja.

Baca Juga: Baru Dibuka, Tempat Karantina di Kota Malang Langsung Penuh Pasien Covid-19

Isi ulang tabung oksigen juga sangat diminati beberapa hari ini. Kata Tjandra, penjualan untuk isi ulang bisa meningkat tiga kali lipat dari hari biasanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait