facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terungkap! Viral VCS Anggota DPRD Jember Ternyata Korban Modus Pemerasan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 17 Juni 2021 | 16:52 WIB

Terungkap! Viral VCS Anggota DPRD Jember Ternyata Korban Modus Pemerasan
Ilustrasi. Terungkap! Viral VCS Anggota DPRD Jember Ternyata Korban Modus Pemerasan. [Unsplash/freestocks.org]

Belakangan diketahui anggota DPRD Jember yang dijebak VCS modus kejahatan siber itu adalah H. Faisol dari Fraksi PPP.

SuaraMalang.id - Heboh rekaman VCS anggota DPRD Jember ternyata modus pemerasan. Pelaku sengaja menelepon korbannya lalu meminta uang tebusan agar rekaman tersebut tak disebar. 

Belakangan diketahui anggota DPRD Jember yang dijebak modus kejahatan siber itu adalah H. Faisol dari Fraksi PPP.

Modus kejahatan itu diungkap Ketua DPC PPP Jember KH. Madini Faruq. Bahwa viral potongan rekaman menampilkan pria VCS dengan sosok wanita di media sosial memang benar kadernya. Kasus itu telah dilaporkan ke polisi.

"Untuk kasus itu, sudah dilaporkan ke polisi. Kita mendorong agar pelaku pemerasan kepada kader kita untuk segera ditangkap,” ujarnya dikonfirmasi SuaraMalang.id, Kamis (17/6/2021).

Baca Juga: Heboh Rekaman VCS Diduga Anggota DPRD Jember

Kronologisnya, lanjut dia, bermula saat H. Faisol sedang dinas ke luar kota. Kemudian akun Facebook Cindy Aprilia melakukan komunikasi video call

Tanpa sepengetahuan H. Faisol, akun Facebook Cindy Aprilia itu rupanya mempertontonkan video wanita sedang melakukan kegiatan tak senonoh dan direkam oleh terduga pelaku.

Terduga pelaku kemudian meminta uang tebusan sebesar Rp 2 juta.

"Karena setelah ditutup panggilan Video Call itu, ada terduga pelaku seorang laki-laki yang mengancam akan menyebarkan VCS itu. Juga minta tebusan uang Rp 2 juta," ujarnya.

Panik, H. Faisol sempat mentransfer uang sejumlah Rp 1 juta sebagai uang muka.

Baca Juga: Pemerasan Berkedok Wartawan di Jember, Pelaku Ternyata Residivis Kambuhan

"Kemudian korban sadar jadi korban pemerasan, selanjutnya berkoordinasi dengan saya (partai) untuk melaporkan ini ke polisi. Laporannya sudah dilakukan," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait