Duhh! 486 Anak di Jember Positif Covid-19 Selama Pandemi, Ini Kondisinya

Sebanyak 486 anak di Jember Jawa Timur positif terpapar Covid-19.

Muhammad Taufiq
Rabu, 16 Juni 2021 | 15:16 WIB
Duhh! 486 Anak di Jember Positif Covid-19 Selama Pandemi, Ini Kondisinya
Petugas kampanye pakai masker sembari razia [Antara]

SuaraMalang.id - Sebanyak 486 anak di Jember Jawa Timur positif terpapar Covid-19. Data ini dicatat Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat sejak pertama kali virus masuk Jember pada Maret 2020.

Dari jumlah itu, dua diantaranya meninggal dunia karena virus tersebut. Selebihnya, anak-anak tersebut mendapat perawatan intensif dari rumah sakit dan keluarganya di rumah.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Plt. Kabid P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember dr. Alfi Yudisianto.

Alfi menjelaskan, banyaknya pasien anak terkonfirmasi positif Covid-19 itu, diduga karena tertular dari orang tuanya atau dari keluarga lainnya.

Baca Juga:Didemo Ratusan Mahasiswa, Bupati Jember Hendy Siswanto 'Ngumpet'

"Atau dari kluster keluarga. Karena sejak awal pandemi kegiatan anak ini kan dibatasi hanya di rumah, dan kegiatan tatap muka dilakukan secara daring," kata dokter Alfi, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Rabu (16/6/2021).

Ia menjelaskan, untuk penanganan pasien Covid-19 khusus anak ini. Tidak ada bedanya dengan penanganan pasien dewasa pada Umumnya.

"Cara Penanganan sama, yakni diawali dengan melakukan swab tes dan isolasi diri atau jika butuh perawatan di rumah sakit. Dilakukan isolasi di ruangan khusus rumah sakit," katanya.

"Untuk data itu, dari 7000an kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk pasien anak ini tercatat ada 486 anak," sambungnya.

Untuk gejala dari anak terkonfirmasi positif Covid-19 ini, katanya, tidak ada gejala. "Atau kategori OTG (orang tanpa gejala)," kata dokter Alfi.

Baca Juga:Bupati Jember Didemo Mahasiswa, Serukan Tolak Izin Tambang

Namun saat menjalani perawatan, lanjutnya, untuk pasien anak ini didampingi orang tuanya.

"Tapi ada juga yang tidak, karena mampu mandiri. Untuk yang didampingi orang tua, biasanya orang tuanya pun juga terkonfirmasi positif Covid-19," Imbuhnya.

Lebih jauh dokter Alfi menjelaskan, dari data yang dicatat oleh Dinkes Jember. Diketahui ada dua orang pasien anak yang meninggal saat menjalani perawatan. Namun ditanya terkait kisaran umur pasien yang dikategorikan anak-anak, dokter Alfi enggan menyebutkan secara detail.

"Tapi tidak karena komorbid, tetapi lebih banyak karena sesak nafas. Kondisinya kemudian menurun dan lemah," ungkapnya.

Dengan kondisi ini, dokter Alfi, tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Karena dengan kondisi OTG, juga Covid-19 ini tidak hanya menyerang dewasa atau orang tua. Anak-anak pun juga sama. Sehingga harus dapat diwaspadai dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena pencegahan dini lebih penting," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak