Komnas PA Bakal Laporkan Pengelola SPI Kota Batu ke Polisi, Indikasi Pembiaran Kejahatan

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menduga ada pembiaran pada kasus kekerasan seksual dan eksploitasi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 10 Juni 2021 | 07:48 WIB
Komnas PA Bakal Laporkan Pengelola SPI Kota Batu ke Polisi, Indikasi Pembiaran Kejahatan
Ilustrasi. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menduga ada pembiaran pada kasus kekerasan seksual dan eksploitasi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur. [pixabay/Gerd Altmann]

SuaraMalang.id - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menduga ada pembiaran pada kasus kekerasan seksual dan eksploitasi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, kejahatan yang dilakukan terduga pelaku atau terlapor berinisial JE rupanya juga diketahui oleh pengelola sekolah SPI lainnya.

"Kemarin saya menemui tiga korban yang melapor, ada tambahan informasi bahwa dimungkinkan juga bukan saja terduga pelaku JE tapi juga ada disinyalir yang diperiksa secara baik, bahwa terlibat juga pengelola lainnya, paling tidak terlibatnya mengetahui," katanya kepada awak media di Mapolres Batu, Rabu (9/6/2021).

Arist menambahkan, pengelola SPI lainnya itu dinilai melanggar hukum meskipun keterlibatannya hanyalah sekadar mengetahui.

Baca Juga:Dinas Pendidikan Jatim Evaluasi Kurikulum SMA Selamat Pagi Indonesia Kota Batu

"Ini bisa masuk pidana karena dia mengetahui tapi tidak melapor. Dia mengabaikan. Misalnya kita mengetahui kejahatan tapi tidak melaporkan maka kita juga dianggap ikut serta mendukung terjadinya pelanggaran dan pidananya lima tahun," sambungnya.

Arist pun belum bisa memastikan berapa pengelola yang juga terlibat dalam dugaan kekerasan seksual, fisik, dan eksploitasi ekonomi kepada korban yang tidak lain para pelajar atau siswa di SPI tersebut.

"Belum bisa dipastikan beberapa yang terindikasi pengelola yang terlibat tapi lebih dari dua orang. Dan dalam tiga kategori (kekerasan seksual, fisik, dan eksploitasi ekonomi) yang didugakan," ujarnya.

Arist mengaku akan melaporkan dugaan pengelola SPI lain yang terlibat dalam kekerasan seksual ke Polda Jatim.

"Ini pesan dari korban dan besok juga saya sampaikan ke Polda Jatim," tutur dia.

Baca Juga:Kesaksian Alumni SMA SPI: Bekerja di Sana Seperti Kerja Rodi, Sistemnya Tak Beres

Sementara itu, hingga kini Arist menjelaskan, ada 16 korban yang sudah melapor. Terdapat 14 korban yang sudah diperiksa dan visum.

"Sementara dua (korban) lainnya dari Blitar sudah diperiksa dan belum divisum karena belum bersedia," tutur dia.

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak