BPBD: Dibangun 300 Unit Hunian Sementara untuk Korban Gempa Malang

Selain itu, BPBD Kabupaten Malang mendirikan tiga dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan didirikan posko di setiap kecamatan.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:53 WIB
BPBD: Dibangun 300 Unit Hunian Sementara untuk Korban Gempa Malang
Penampakan rumah Suwarni di Ampelgading yang hancur terdampak gempa Malang. [Suara.com/Bob Bimantara L]

SuaraMalang.id - Sejumlah 300 unit hunian sementara (Huntara) dibangun untuk korban gempa Malang yang rumahnya rusak.

Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Iwan mengatakan, sejauh ini telah terbangun 14 unit huntara dengan luas 4x6 meter.

“Akan dibangun 300 unit, sementara sudah dibangun 14 unit dengan luas lahan 4x6 meter dan akan dibangun juga rumah semi permanen dengan tahap awal 5 unit, selain itu ada bantuan huntara oleh lembaga serta relawan,” ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (5/5/2021).

Selain itu, lanjut dia, BPBD Kabupaten Malang mendirikan tiga dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kemudian juga didirikan posko di setiap kecamatan.

Baca Juga:Perawat Dibakar di Malang, Kerabat Sebut Rumah Tangganya Harmonis


“BPBD bersama relawan dan stakeholder lainnya, mendirikan tiga dapur umum yang perharinya dapat memproduksi sekitar 5.000 bungkus. Selain itu juga menurunkan sembilan unit alat berat dan tiga mobil tangka air bersih, kemudian kami membangun posko di tiap kecamatan untuk mempermudah kordinasi dan distribusi logistik,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan, terdapat 17 wilayah administrasi setingkat kabupaten dan kota di wilayah Jatim yang terdampak gempa.

“Sebanyak 17 kota dan kabupaten yang terdampak gempa M6,1 yaitu Kabupaten Malang, Lumajang, Bitar, Jember, Probolinggo, Pasuruan, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Pacitan, Kediri, Nganjuk, Ponorogo, Bondowoso, Kota Batu, Kediri dan Kota Malang,” kata Gatot.

Gatot menambahkan bahwa wilayah Jatim memiliki potensi terjadi gempa bumi yang sangat tinggi karena terdapat tujuh sesar aktif dan enam segmen sesar.

Adapun sesar yang dimaksud meliputi Sesar Naik Pati, Sesar Kendeng, Sesar Pasuruan, Sesar Probolinggo, Sesar Wongsorejo, Zona sesar RMKS (Rembang-Madura-Kangean-Sakala) dan Bawean Fault, sementara itu ada segmen Demak, segmen Purwodadi, segmen Cepu, segmen Blumbang, segmen Surabaya dan segmen Waru.

Baca Juga:Tubuh Perawat Eva Alami Luka Bakar 60 Persen, Polisi: Kondisinya Kritis

(ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini