SuaraMalang.id - Penyakit Covid-19 seringkali sulit untuk dikenali karena gejala yang muncul sangat beragam. Beberapa mengalami kasus yang buruk, sementara yang lain merasa baik-baik saja.
Situasi ini yang membuat Covid-19 menjadi lebih mudah menular karena gejalanya juga kerap tidak muncul. Tapi sebenarnya ada tiga gejala Covid-19 yang paling sering muncul.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, tiga gejala berikut adalah di antara gejala Covid yang paling sering dilaporkan seperti dilansir dari Express Co.id
Dispnea
Baca Juga:Kasus Covid-19 Turun, Pemberlakuan Jam Malam di Makassar Diperpanjang
Dispnea adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sesak napas atau sulit atau sulit bernapas.
![Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/original/2020/06/02/42381-sesak-napas.jpg)
Penelitian kecil telah menemukan temuan paru-paru yang persisten seperti fibrosis (suatu bentuk jaringan parut paru-paru) sebagai penyebab potensial gejala ini.
Sebuah studi yang diterbitkan di Lancet terhadap 55 pasien nonkritis yang pulih menemukan lebih dari 60 persen pasien memiliki gejala persisten tiga bulan setelah keluar, sementara lebih dari 70 persen memiliki temuan abnormal pada CT scan paru-paru mereka.
Seperempat mengalami penurunan fungsi paru-paru yang dapat dibuktikan.
Arthralgia
Baca Juga:Gagal Laporkan Bawahannya, Sekprov Sulsel: Selesai di Dalam

Arthralgia, kata lain untuk nyeri sendi, juga dikaitkan dengan Covid. Studi lain di Lancet mengatakan: "Wabah COVID-19 saat ini, yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-1), ditandai dengan tanda dan gejala klinis seperti pneumonia interstisial, kelelahan dan sakit kepala."
- 1
- 2