- Pemkot Malang akan meluncurkan program angkutan pelajar gratis menggunakan 70 hingga 80 unit angkot mulai Mei 2026.
- Program ini bertujuan mengurai kemacetan lalu lintas serta memberikan akses transportasi yang aman bagi pelajar di Kota Malang.
- Dishub Kota Malang bekerja sama dengan koperasi angkot untuk memastikan operasional armada disesuaikan dengan jadwal jam sekolah.
SuaraMalang.id - Suasana pagi di Kota Malang yang identik dengan deru mesin dan kepadatan arus lalu lintas menuju sekolah, sebentar lagi akan punya warna baru.
Bukan dengan penambahan bus besar, melainkan melalui pemberdayaan "sang legenda" jalanan angkutan kota alias angkot.
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mematangkan langkah besar dengan meluncurkan program angkutan pelajar gratis.
Menariknya, program ini tidak menggunakan armada baru, melainkan merangkul 70 hingga 80 armada angkot yang selama ini telah setia melayani warga di Bumi Arema.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, memberikan sinyal hijau bahwa program ini akan segera mengaspal dalam waktu dekat.
"Kami sudah sepakat dan mudah-mudahan di bulan Mei ini sudah terlaksana. Rencananya kami menggunakan 70 sampai 80 armada," ungkap Widjaja, Selasa (12/5/2026).
Langkah ini bukan sekadar memberikan tumpangan cuma-cuma. Ada misi besar yang diusung Pemkot Malang, yakni mengurai benang kusut kemacetan yang kerap terjadi pada jam berangkat dan pulang sekolah.
Selain itu, pemilihan angkot sebagai moda utama bukan tanpa alasan. Fleksibilitas angkot yang mampu menjangkau gang-gang pemukiman hingga depan gerbang sekolah menjadi keunggulan utama yang tak dimiliki bus sekolah berukuran besar.
"Program ini digagas untuk memberikan jaminan keamanan dan kemudahan bagi pelajar. Angkot memiliki aksesibilitas yang tinggi hingga ke kawasan pemukiman," tambah Widjaja.
Baca Juga: Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah
Agar program ini berjalan tertib dan profesional, Dishub Kota Malang memastikan bahwa kerja sama tidak dilakukan dengan oknum sopir secara individu. Pemerintah akan menggandeng koperasi-koperasi angkot resmi yang sudah lama terbentuk di Kota Malang.
Lalu, bagaimana dengan kekhawatiran pelajar akan terlambat masuk sekolah? Widjaja menegaskan bahwa jam operasional armada akan dikunci rapat mengikuti jadwal pendidikan.
Seluruh pergerakan armada disesuaikan dengan jam masuk dan jam kepulangan sekolah, sehingga tak ada lagi cerita pelajar terlantar menunggu angkutan.
Saat ini, payung hukum berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) sedang dalam tahap finalisasi. Jika tahap awal dengan 80 armada ini sukses dan disambut antusias oleh para siswa serta orang tua, Pemkot Malang tak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah armada di masa depan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah
-
Awas Terjebak! Ini 4 Titik Macet Kota Malang di Libur Panjang
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Rahasia Malang Sukses Hapus Praktik Pasung Sejak Tahun 2025
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum