- Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menilai Dasco sebagai kunci stabilitas politik nasional karena kemampuannya menjalin komunikasi antarpihak.
- Dasco dinilai memiliki pendekatan inklusif, kepemimpinan berwibawa, dan peduli isu kemanusiaan seperti perlindungan buruh migran.
- Heli menyaksikan langsung kedisiplinan dan ketegasan Dasco selama Pilpres, menjadi pelajaran penting bagi kader Gerindra daerah.
Lebih lanjut, Heli menilai bahwa Dasco memiliki kapasitas untuk diterima oleh berbagai kekuatan politik, baik yang berada di dalam koalisi pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
Hal ini dianggap sebagai modal penting bagi bangsa Indonesia untuk meminimalisir polarisasi yang seringkali muncul pasca-kontestasi politik.
“Pak Dasco bisa diterima oleh semua kalangan dan semua partai. Hubungannya dengan elite politik lain sangat baik."
Disiplin dan Mentorship dari Hambalang
Pengalaman yang paling membekas bagi Heli Suyanto terjadi selama masa Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.
Sebagai pengurus daerah, ia merasakan langsung bagaimana komando dan arahan organisasi dijalankan dengan tingkat presisi yang tinggi.
Dasco, dalam kapasitasnya sebagai tokoh sentral partai, memberikan instruksi yang jelas namun penuh dengan nilai-nilai kedisiplinan.
“Nah dari sana saya melihat kedisiplinan, ketegasan, dan sikap perfeksionis beliau. Itu menjadi pelajaran penting bagi kader Gerindra di daerah,” ungkap Heli.
Nilai-nilai kepemimpinan ini tidak muncul secara instan. Heli menyebutkan bahwa pendidikan kader melalui kegiatan retret dan pembekalan di Hambalang menjadi kawah candradimuka bagi para kader Gerindra.
Baca Juga: Waspada Bahaya Tersembunyi di Balik Masifnya Proyek Vila di Lereng Pegunungan Kota Batu
Dalam forum-forum tersebut, Dasco kerap menjadi pengisi materi yang menekankan pentingnya kerja cerdas dan loyalitas terhadap ideologi kebangsaan.
Bekal disiplin dan wawasan yang didapatkan dari Dasco dan tokoh senior lainnya seperti Ahmad Muzani serta Fadli Zon, kini diimplementasikan oleh Heli dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Wali Kota Batu.
Ia percaya bahwa komunikasi politik yang terbuka adalah kunci dalam mengelola pemerintahan di tingkat lokal maupun nasional.
“Kita tak selalu mengetahui siapa lawan dan siapa kawan dalam politik. Tapi bila komunikasinya baik serta berpikiran positif, maka semua jalan bisa terbuka."
Berita Terkait
-
Waspada Bahaya Tersembunyi di Balik Masifnya Proyek Vila di Lereng Pegunungan Kota Batu
-
Lolos ke Babak 16 Besar, Asa Persikoba Naik ke Liga 3 Terbuka Lebar
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Uang Palsu Jelang Lebaran, Polres Batu Amankan Belasan Juta Rupiah
-
Waspada 5 Titik Macet di Kota Batu Saat Libur Lebaran, Jangan Sampai Terjebak
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita
-
Wakil Ketua DPRD Malang Alayk Mubarok Viral usai Merokok Saat Sidang, Standar Etik Dipertanyakan
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa