- Dinkes Malang perkuat pemantauan superflu lewat ILI dan SARI.
- Belum ada kasus terkonfirmasi superflu H3N2 di Kota Malang.
- Edukasi pencegahan superflu digencarkan melalui puskesmas dan posyandu.
SuaraMalang.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), mengintensifkan langkah antisipasi terhadap potensi munculnya superflu H3N2 dengan memperkuat pelacakan penyakit melalui pemantauan Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI).
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari kewaspadaan dini terhadap kemungkinan penyebaran virus influenza yang bermutasi.
Pelacakan superflu H3N2 Kota Malang dilakukan melalui dua fasilitas layanan kesehatan utama, yakni Puskesmas Dinoyo dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menjelaskan bahwa pemantauan ILI dilakukan di tingkat puskesmas, sementara kasus SARI dipantau melalui rumah sakit rujukan daerah.
“Untuk pemantauan ILI, itu ada di Puskesmas Dinoyo, sementara untuk SARI dipantau melalui RSUD Saiful Anwar,” katanya, Selasa (6/1/2026).
Dalam rangka mendeteksi dini superflu H3N2 Kota Malang, pihak Puskesmas Dinoyo dan RSUD Saiful Anwar secara rutin mengirimkan sampel pemeriksaan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) di Surabaya.Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat pola serta tren penyakit yang berkembang di masyarakat.
Husnul menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi apakah dari hasil pengujian tersebut ditemukan sampel superflu atau tidak. Dinkes Kota Malang masih menunggu hasil resmi dari laboratorium sebagai dasar penentuan status kasus.
Ia memastikan bahwa sampai sekarang belum ditemukan kasus terkonfirmasi superflu H3N2 Kota Malang. Meski demikian, Dinkes tetap menyiapkan langkah antisipatif dan berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik apabila hasil pengujian telah diterima.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa superflu muncul akibat mutasi virus influenza A menjadi subtipe H3N2. Faktor cuaca ekstrem dan gaya hidup masyarakat juga disebut dapat memperburuk kondisi kesehatan, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit.
Seseorang yang terjangkit atau masuk dalam kategori suspek superflu akan menunjukkan gejala mirip flu biasa, namun dengan tingkat keparahan yang lebih berat.
Selain itu, terdapat kategori probabilitas, yakni suspek dengan tambahan gejala tertentu yang memerlukan perhatian khusus.
“Nah, untuk mengonfirmasi sebuah kasus itu baru bisa dilakukan melalui pemeriksaan whole genome sequencing,” ucapnya.
Sebagai langkah pencegahan superflu H3N2 Kota Malang, seluruh tenaga kesehatan di 16 puskesmas, 33 puskesmas pembantu (pustu), serta 642 posyandu telah diinstruksikan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Edukasi tersebut meliputi penerapan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi, serta kewaspadaan terhadap gejala penyakit.
“Kalau ada keluhan kesehatan jangan menunda, segera periksa. Masyarakat tidak perlu takut,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Inggris, Norwegia Diserang Wabah Flu: Bagaimana Kabar Haaland?
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Sulitnya Cari Parkir di Malang, Siapa yang Harus Berbenah?
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah