- Yai Mim resmi jadi tersangka pornografi usai gelar perkara polisi.
- Penahanan belum dilakukan Polres Malang Kota, penyidik jadwalkan pemanggilan tersangka.
- Kuasa hukum minta hormati proses hukum dan praduga tak bersalah.
SuaraMalang.id - Penetapan Yai Mim sebagai tersangka kasus pornografi resmi dilakukan Polresta Malang Kota setelah penyidik menggelar perkara untuk menilai terpenuhinya unsur pidana.
Imam Muslimin alias Yai Mim kini berstatus tersangka dalam dugaan tindak pidana pornografi sebagaimana laporan yang masuk ke kepolisian.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menjelaskan gelar perkara terkait Yai Mim tersangka pornografi digelar pada Selasa (6/1/2025).
Proses tersebut berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 16.30 WIB. Dari hasil pembahasan penyidik, perkara dinilai telah memenuhi unsur pidana sehingga status hukum Yai Mim dinaikkan ke tahap penyidikan.
“Dari hasil gelar, statusnya dinaikkan menjadi tersangka,” kata Yudi, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (7/1/2025).
Kasus Yai Mim tersangka pornografi bermula dari laporan Sahara bersama kuasa hukumnya, M Zakki. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP 338/11/2025.
Dalam laporannya, Sahara menuding Yai Mim melanggar Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, yang kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik Polresta Malang Kota.
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Ipda Yudi Risdiyanto menyampaikan bahwa hingga kini penyidik belum melakukan penahanan terhadap Yai Mim.
Aparat kepolisian masih menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dalam kapasitas sebagai tersangka.
“Nanti akan dilakukan pemanggilan sebagai tersangka. Apabila sampai tiga kali pemanggilan tidak hadir tanpa keterangan, tentu akan kami lakukan penjemputan paksa,” ujar Yudi.
Di sisi lain, kuasa hukum Sahara, M Zakki, menyampaikan apresiasi kepada penyidik Polresta Malang Kota atas penetapan tersangka tersebut.
Ia berharap proses hukum terhadap Yai Mim tersangka pornografi dapat berjalan tegas dan berlanjut ke tahap berikutnya.
“Tentu kami berharap Yai Mim segera ditahan. Karena perilakunya di tengah masyarakat juga membuat jengah. Dia menjadi tersangka atas laporan kami,” kata Zakki.
Sementara itu, kuasa hukum Yai Mim, Fakhruddin Umasugi, menyebut hasil gelar perkara masih mengarah pada dugaan tindak pidana pornografi.
Menurutnya, terdapat kemungkinan penerapan pasal pencabulan verbal serta Pasal 281 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Namun, hingga saat ini penyidik masih menunggu petunjuk dari jaksa penuntut umum.
Berita Terkait
-
Pesta Petasan Bikin Anak Trauma! Warga Pondok Pinang Tempuh Jalur Hukum
-
Gantikan Presisi, Polri Resmi Usung Slogan Baru 'Polisi Bersama Masyarakat'
-
Apakah Polisi Boleh Punya Tato? Ini Aturan Tegas dan Sanksinya
-
Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta
-
Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Nasib Tragis Mantan Kepala SMPN 18 Malang: Dicopot Jabatan Kini Kasusnya Naik Penyidikan
-
Lewat BRILink Agen, BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Pelangiran di Wilayah Perairan Provinsi Riau
-
PELOPOR BRI 2026 Perkuat Komitmen BRI Bangun Ekosistem Antikorupsi
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan