SuaraMalang.id - Peningkatan volume kendaraan di Tol Singosari, Kabupaten Malang, pada H1-H2 Lebaran 2025 menjadi perhatian utama bagi kepolisian setempat.
Meskipun arus lalu lintas masih tergolong lancar, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengendara untuk memastikan keselamatan di jalan, terutama dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat.
Kepala Pos Pelayanan (Posyan) Karanglo, Ipda Samsul Khoirudin dikutip dari ANTARA mengungkapkan bahwa arus kendaraan mengalami peningkatan yang signifikan, baik yang masuk maupun keluar dari wilayah Kabupaten Malang.
Pada H1 Idul Fitri, total kendaraan yang melintas ke dan dari Tol Singosari mencapai angka lebih dari 10.000 unit pada rentang waktu 09.00-12.00 WIB. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan kemacetan yang berarti, dan kondisi arus lalu lintas masih tergolong ramai lancar.
Namun, dengan banyaknya kendaraan yang melintas, penting bagi pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan. Berikut beberapa tips berkendara aman saat melintasi Tol Singosari atau jalur utama lainnya yang padat saat libur Lebaran:
1. Periksa Kendaraan Sebelum Berangkat
Sebelum memulai perjalanan, pastikan kondisi kendaraan Anda dalam keadaan prima. Periksa tekanan ban, mesin, sistem rem, dan bahan bakar.
Pastikan juga lampu kendaraan berfungsi dengan baik, terutama jika perjalanan dilakukan pada malam hari.
Menjaga kondisi kendaraan akan menghindari masalah teknis yang dapat mengganggu perjalanan. Jangan lupa juga untuk memeriksa sistem pendingin mesin agar tidak mudah overheat, terutama saat cuaca panas.
Baca Juga: Nekat Buka Saat Ramadan, Belasan LC Terjaring Razia Polres Malang
2. Patuhi Batas Kecepatan
Meskipun jalan tol biasanya memiliki batas kecepatan lebih tinggi, penting untuk tidak terburu-buru dan tetap mematuhi batas kecepatan yang disarankan.
Jika volume kendaraan meningkat, kecepatan kendaraan cenderung melambat, dan menjaga jarak aman adalah hal yang sangat penting.
Jangan terbawa suasana untuk mengejar waktu, terutama pada jam-jam sibuk seperti yang tercatat pada pukul 09.00-12.00 WIB. Perhatikan pula papan informasi di sepanjang jalan yang memberikan arahan terkait kecepatan atau kondisi jalan tertentu.
3. Jaga Jarak Aman
Salah satu aspek penting dalam berkendara di jalan tol dengan volume kendaraan yang tinggi adalah menjaga jarak aman antar kendaraan.
Meskipun arus lalu lintas masih lancar, tetap perlu ada ruang untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi rem mendadak atau perubahan situasi di depan.
Jaga jarak minimal 2-3 detik dari kendaraan di depan Anda. Jarak yang cukup memberi Anda waktu untuk bereaksi jika tiba-tiba ada perubahan dalam kondisi lalu lintas.
4. Istirahat Secara Berkala
Jika perjalanan Anda cukup panjang, pastikan untuk mengambil waktu untuk beristirahat di pos pelayanan atau tempat istirahat yang telah disediakan.
Keletihan dapat mengurangi konsentrasi dan kemampuan Anda dalam mengendalikan kendaraan dengan baik. Sesuaikan jadwal perjalanan agar Anda tidak tergesa-gesa dan bisa beristirahat dengan cukup.
Jangan ragu untuk meminta bantuan atau bertanya kepada petugas di pos pelayanan jika merasa kebingungan atau memerlukan informasi lebih lanjut.
5. Perhatikan Cuaca dan Kondisi Jalan
Kondisi cuaca di sekitar Malang bisa berubah-ubah. Jika hujan turun, jalan bisa menjadi licin, terutama pada jalan tol yang seringkali digenangi air saat hujan deras.
Pastikan Anda mengurangi kecepatan saat cuaca buruk dan selalu waspada terhadap potensi banjir atau genangan yang mungkin terjadi. Perhatikan juga kondisi jalan, seperti adanya perbaikan atau penghalang lain yang dapat mengganggu perjalanan Anda.
6. Tetap Tenang dan Fokus
Dengan peningkatan volume kendaraan, mungkin ada situasi yang memicu stres atau ketegangan, seperti kendaraan yang berhenti mendadak atau pengemudi lain yang tidak sabar. Namun, sangat penting untuk tetap tenang dan fokus pada perjalanan.
Hindari penggunaan ponsel atau perangkat lainnya yang bisa mengalihkan perhatian Anda dari jalan. Ingat, sikap tenang akan membuat Anda lebih mampu mengendalikan kendaraan dengan baik dalam situasi yang padat.
Dengan memperhatikan tips-tips ini, Anda dapat membantu menjaga keselamatan diri sendiri, penumpang, dan pengendara lainnya di sekitar Anda.
Meskipun volume kendaraan meningkat selama masa Lebaran, selalu ingat bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Selamat berkendara dan semoga perjalanan Anda lancar!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Lengkap dengan Pilihan Menu Sehat!
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!
-
5 Fakta Mayat Perempuan di Sungai Malang: Korban Ternyata Dibunuh, Gadis 17 Tahun dari Nganjuk!
-
Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini, Senin 23 Februari 2026
-
Waspada Perang Sarung di Kota Malang Saat Ramadan, Ini Daerah Paling Rawan versi Polisi