SuaraMalang.id - Booth makanan milik Pentol Kriwil 5758, yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Sulfat, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dicuri oleh komplotan maling pada Selasa (14/1/2025) malam.
Aksi pencurian ini diduga melibatkan lebih dari dua pelaku dengan kendaraan roda empat.
Pemilik booth, Firman (35), merasa kehilangan besar karena barang yang digunakan untuk mencari nafkah raib.
Ia baru menyadari kejadian tersebut pada Rabu (15/1/2025) pagi sekitar pukul 05.30 WIB, saat keluar rumah untuk membeli gas elpiji.
“Pagi itu, saya melihat booth sudah tidak ada di tempatnya. Padahal, booth tersebut terpasang dengan cor beton dan kaki-kakinya dibaut secara permanen,” ungkap Firman, Jumat (17/1/2025).
Menurut saksi mata, pencurian terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sebuah mobil pikap parkir di dekat booth, lalu dua orang, yakni seorang pria dan wanita berkerudung, turun dari mobil.
Beberapa saat kemudian, dua pria lain tiba dengan sepeda motor. Saksi menyebut bahwa wanita tersebut berjaga dan memantau situasi, sementara ketiga pria lainnya mencongkel booth.
Setelah berhasil, booth diangkat dan dimuat ke dalam mobil pikap sebelum pelaku kabur dari lokasi.
“Aksinya sangat rapi. Bekas congkelan di lokasi nyaris tidak terlihat mencurigakan. Bahkan, warga sekitar mengira booth saya dijual dan sudah diambil pembeli,” kata Firman.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Curanmor Terekam CCTV di Dau, Malang
Firman menduga pelaku merupakan komplotan profesional yang sudah berpengalaman.
Meski menjadi korban pencurian, Firman belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
“Sampai sekarang belum saya laporkan ke polisi,” tambahnya.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengimbau korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut agar dapat ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau kepada korban untuk segera membuat laporan. Setiap laporan masyarakat akan menjadi atensi kami agar kejahatan seperti ini bisa diatasi dan tidak meresahkan,” tegas Yudi.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Polisi Buru Pelaku Curanmor Terekam CCTV di Dau, Malang
-
Rp31 Juta Raib! Ibu di Malang Tertipu Iklan Hoaks di Facebook
-
Jangan Tergiur! Iming-iming Untung Besar, Penipuan MBG Merambah Kediri dan Bojonegoro
-
Kakek 76 Tahun Diduga Dianiaya Mantan Pengacara di Malang
-
Maling Motor di Malang Kena Prank! Gagal Kabur Gegara Ban Dirantai
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan