SuaraMalang.id - Aksi pencurian disertai pembobolan rumah terjadi di Perumahan Ecca One Residence, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, pada Selasa (14/1/2025) siang. Namun, warga berhasil menggagalkan upaya pelaku yang mencoba melarikan diri.
Pelaku, Andri Setia Irawan (36), warga Kelurahan Sukun, Kota Malang, kepergok masuk ke salah satu rumah kosong di perumahan tersebut.
Ia berhasil membawa barang-barang curian berupa uang tunai Rp10,5 juta, perhiasan emas, dan sebuah laptop sebelum akhirnya ditangkap warga.
Saksi berinisial B (55), yang merupakan salah satu warga, menceritakan bahwa ia mencurigai gerak-gerik pelaku yang mondar-mandir di sekitar perumahan.
"Pelaku datang dari arah selatan pintu masuk perumahan, kemudian balik sambil menoleh kanan kiri. Dia memarkir motornya di depan rumah kosong," ujar saksi.
Saat memantau dari jendela rumahnya, saksi melihat pelaku masuk ke salah satu rumah yang diketahui sedang kosong karena pemiliknya pergi bekerja.
Setelah keluar dari rumah tersebut, pelaku sempat bertegur sapa dengan saksi namun langsung berusaha kabur ketika ditegur.
"Saya teriak maling-maling dan menggulingkan motornya. Warga langsung datang, termasuk Pak RT, dan kami berhasil mengamankan pelaku," tambahnya.
Kapolsek Wagir, AKP Ronny Margas, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, pelaku sudah melakukan aksi pencurian di tiga lokasi berbeda, dua di Kecamatan Sukun dan satu di Kecamatan Wagir.
Baca Juga: Viral! Malar Curi di 3 Lokasi, Gagal Kabur Gegara Pagar Perumahan
"Di Wagir, pelaku mencuri perhiasan dan uang. Sedangkan laptop yang diamankan berasal dari dua TKP di Sukun," ungkap Ronny.
Pelaku diketahui menyasar rumah kosong atau rumah yang ditinggal pemiliknya. Modus yang digunakan adalah membobol pintu depan dengan kunci palsu.
"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Wagir untuk proses hukum lebih lanjut," tegasnya.
Video detik-detik warga mengamankan pelaku viral di media sosial, menunjukkan keberanian warga dalam menghadapi aksi kriminal. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Viral! Malar Curi di 3 Lokasi, Gagal Kabur Gegara Pagar Perumahan
-
Driver Ojol Dibacok, Tersangka Diduga Cemburu Buta Istri Selingkuh
-
Miris! 7 Anak di Bawah Umur Dipekerjakan di Warung 'Kopi Pangku' Malang
-
Nyalip Gagal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Malang
-
'Ayo Cari Tempat Sepi', Provokasi Berujung Bacok di Pasar Karangploso
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan