“200 kursi PPPK penuh waktu ini diprioritaskan untuk THL. Berbeda dengan formasi CPNS, yang bisa dilamar masyarakat umum,” kata Santi.
Setelah seleksi ini, jumlah THL akan berkurang signifikan. Para THL yang tidak mendapatkan formasi PPPK penuh waktu akan tetap diberdayakan sebagai PPPK paruh waktu.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Batu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas sumber daya manusia di pemerintahan.
Komitmen Pelaksanaan Seleksi yang Transparan
Aries menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan seleksi dengan baik.
Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi PPPK ini.
“Semoga seluruh peserta dapat menjalani proses ini dengan maksimal dan Pemkot Batu bisa mendapatkan tenaga kerja yang kompeten untuk mendukung pelayanan masyarakat,” tutup Aries.
Seleksi ini mencerminkan upaya Pemkot Batu dalam menata ulang sistem kepegawaian, mengurangi jumlah pegawai kontrak, dan memberikan peluang lebih besar bagi THL untuk mendapatkan status yang lebih pasti sebagai PPPK.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Kelalaian Bakar Sampah, TPS3R di Kota Batu Ludes Terbakar
Berita Terkait
-
Kelalaian Bakar Sampah, TPS3R di Kota Batu Ludes Terbakar
-
Mau Liburan Nataru ke Batu? Panduan Lengkap Anti Macet dan Info Lalu Lintas Real-Time
-
Jalan-jalan di Batu Makin Asyik! Pemkot Kebut Perbaikan Infrastruktur Jelang Nataru
-
Wisata Malang Makin Mudah! Skytrain Bakal Hubungkan Batu-Malang-Kepanjen
-
Unggul Versi KPU, Segini Raihan Suara Nurochman dan Heli Suyanto di Pilwali Kota Batu
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan