SuaraMalang.id - Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Jawa Timur, Kota Batu diprediksi akan dipadati kendaraan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memperkirakan sekitar 1,65 juta kendaraan akan memasuki kawasan wisata ini. Untuk menghindari kemacetan, berikut beberapa tips yang dapat membantu wisatawan.
Hindari Jam Rawan Macet
Jam padat kendaraan di Kota Batu biasanya terjadi pada pukul:
- 11.00-13.00 WIB: Wisatawan mulai berdatangan ke tempat wisata.
- 16.00-18.00 WIB: Arus kendaraan kembali meningkat karena wisatawan beranjak pulang.
Disarankan untuk mengatur waktu perjalanan di luar jam-jam tersebut untuk menghindari terjebak macet.
Gunakan Jalur Alternatif
Menghindari jalan utama dapat menghemat waktu perjalanan. Beberapa jalur alternatif yang bisa dipilih:
Dari Exit Tol Singosari: Lewat Tawangargo, Kabupaten Malang, menuju Jalan Raya Giripurno, Kota Batu. Jalur ini cocok untuk wisatawan yang menuju Taman Rekreasi Selecta, Pemandian Air Panas Cangar, dan Coban Talun.
Melalui Kecamatan Junrejo: Akses ini bisa digunakan untuk mengunjungi tempat wisata seperti Predator Fun Park, Coban Rais, dan Batu Night Spectacular.
Baca Juga: Jalan-jalan di Batu Makin Asyik! Pemkot Kebut Perbaikan Infrastruktur Jelang Nataru
Jalur alternatif ini juga dapat digunakan untuk perjalanan pulang guna menghindari kemacetan.
Manfaatkan Aplikasi dan Pantau CCTV
Wisatawan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi "AMONG BATU." Aplikasi ini menyediakan informasi tentang:
- Lalu lintas terkini.
- Info pariwisata.
- Nomor telepon darurat.
Aplikasi ini tersedia di Play Store untuk pengguna Android, memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan.
Informasi Libur dan Cuti Bersama
Berikut rincian libur dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah:
Berita Terkait
-
Jalan-jalan di Batu Makin Asyik! Pemkot Kebut Perbaikan Infrastruktur Jelang Nataru
-
Hotel Malang Optimistis Okupansi 100 Persen saat Libur Natal dan Tahun Baru
-
Perluas Destinasi Kota Batu, Gumelar-Rudi Punya Program Pariwisata dari Desa
-
Coban Kaca: Hidden Gem di Kota Batu yang Memikat Hati
-
Mencari Ketenangan? Healing di Coban Rais, Surga Tersembunyi di Batu
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi