- Sebanyak 1.201 calon jemaah haji asal Kota Malang resmi diberangkatkan dari Lapangan Ki Angmor pada Kamis, 23 April 2026.
- Lima calon jemaah batal berangkat karena meninggal dunia dan masalah kesehatan, sehingga posisi mereka disesuaikan melalui sistem regulasi.
- Pemberangkatan jemaah haji Kota Malang berlangsung secara bertahap hingga 20 Mei mendatang dengan melibatkan berbagai kelompok terbang ke Embarkasi Surabaya.
SuaraMalang.id - Suasana di Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Kamis (23/4/2026) pagi itu begitu menyesakkan dada, namun dipenuhi getaran spiritual yang kuat.
Di antara deru mesin bus dan putihnya seragam batik jemaah, ada ribuan doa yang dipanjatkan. Namun, di balik keriuhan 1.201 jemaah yang berangkat, terselip kisah pilu tentang mereka yang langkahnya harus terhenti tepat di gerbang keberangkatan.
Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang mengonfirmasi bahwa lima calon jemaah haji dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
Takdir berkata lain. Tiga orang berpulang ke Rahmatullah (meninggal dunia), sementara dua lainnya harus merelakan kursi mereka karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
Elis Mufida, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenhaj Kota Malang, menjelaskan bahwa sistem birokrasi bergerak cepat demi menjaga amanah kuota.
Bagi jemaah yang meninggal dunia, posisi mereka segera digantikan oleh jemaah cadangan. Namun, bagi mereka yang sakit, pilihannya adalah penundaan.
"Kuotanya tetap kembali ke angka 1.201 jemaah. Bagi yang sakit, keberangkatannya ditunda melalui sistem Siskohat karena secara regulasi, jemaah yang sudah masuk tahap asrama tidak bisa digantikan secara mendadak," jelas Elis di sela-sela pemberangkatan.
Meski ada kursi yang berganti penghuni, semangat di Lapangan Ki Angmor tak luntur. Hari itu, Kloter 10 (43 jemaah) dan Kloter 11 (475 jemaah) resmi dilepas menuju Embarkasi Surabaya. Mereka adalah bagian dari total tujuh kloter yang akan diberangkatkan dari Bumi Arema sepanjang musim haji 2026.
Musim haji kali ini menyajikan pemandangan yang kontras sekaligus indah. Di antara kerumunan, nampak sosok jemaah tertua yang telah menginjak usia 96 tahun.
Baca Juga: Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
Langkahnya mungkin melambat, namun binar matanya menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Di sisi lain, energi muda terpancar dari dua jemaah termuda yang baru menginjak usia 16 tahun. Kehadiran mereka seolah menjadi simbol bahwa panggilan Tuhan tidak mengenal batas usia.
Pemberangkatan ini merupakan kelanjutan dari gelombang kecil sebelumnya pada Rabu (22/4/2026), di mana 13 jemaah telah mendahului berangkat saat subuh buta bersama rombongan dari Kota Batu. "Rangkaian ini akan terus berlanjut hingga kloter terakhir pada 20 Mei mendatang," tambah Elis.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir melepas rombongan, menitipkan pesan mendalam. Baginya, jemaah haji adalah duta bangsa sekaligus pejuang spiritual. Beliau mengimbau agar para tamu Allah ini senantiasa menjaga kondisi fisik di tengah cuaca Arab Saudi yang menantang.
"Jaga kesehatan, fokuslah beribadah agar menjadi haji yang mabrur. Dan yang terpenting, mohon selipkan doa untuk keberkahan Kota Malang di tempat-tempat mustajab nanti," tutur Wahyu. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan
-
Memburu Joki di UTBK UM: Ketika Jejak Digital di Video MPLS Bongkar Siasat Licin Pelaku
-
Tak Bisa Lagi 'Ghosting' Pajak: Begini Cara Bapenda Malang Naikkan Pendapatan
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan
-
Memburu Joki di UTBK UM: Ketika Jejak Digital di Video MPLS Bongkar Siasat Licin Pelaku
-
Tak Bisa Lagi 'Ghosting' Pajak: Begini Cara Bapenda Malang Naikkan Pendapatan